Izrail Tidak Berbohong…………
Rabu, 15/11/2006 - 15:38 WIBrully_sic - Renungan
Izrail tidak berbohong………
Peu haba nanggroe kee laweut nyoee ???
Nope….it cant be…tidak..
Ajal itu ketetapan….udah murni kita tanda tangani ketika ruh akan ditiupkan ke jasad kita…
Jadi….maksudnya apa Izrail berbohong ???
Bukankah malaikat tidak di bekali nafsu…..sehingga apapun yang dijalankan merupakan ketetapan yang telah di gariskan Tuhan..??? Tidak pernah melenceng dari apa yang seharusnya dijalankan…Izrail tidak akan berbohong…anyway….baru aja dapet berita…
ada seorang bapak…..seriiing banget maen ke J-Station….
dianya pengusaha….juragan pengangkutan
tiep datang selalu minta tolong dibikinin surat, minta tolong ketikin invoice…
or else…
dan selalu ngebayar lebih…….ditambah senyum yang ga pernah lepas…
sepertinya dia bahagia sekali dengan hidupnya…
tidak ada permasalahan…..meskipun dia gaptek…:)
tapi dia bisa merebut hati kami…..sehingga selalu meladeni dia dengan baik…
no…not for the money…(ya jelas,….duitnya masuk pundi2 warnet kok…bukan masuk ke kantong saya…:D:D:D )
tapi karena tiep datang…dia selalu mengucap salam….dengan senyum yang tidak dipaksakan…
juga terkadang sabar menunggu (ga kaya user yang kebanyakan pekerja LSM asing yang gayanya bikin muaakkkkk!!!!)
bapak ini (sumpah aku lupa namanya….)selalu punya bahan buat bicara…
entah dia menghargai…..atau cuma menepis kebosanan menunggu…
tapi selalu menarik….bahkan terkadang aku sering keasyikan….bicara denngan orang tua yang udah sarat dengan pengalaman……itung2 kuliah gratiss :D:D:Ddan hari ini…..sore tadi……
Izrail datang…..
dan membawa ruh bapak itu pergi…….meninggalkan jasad kakunya….
sumpah….aku shock…!!!!
tau berita dari Joen….yang juga nerima kabar dari tukang martabak di sebelah….(see ??? bahkan tukang martabak aja kenal dengan bapak itu……karena keramahannya…..)
berdasarkan berita….sang bapak meninggal kecelakaan…
terkena di bagian kepala…
bagian Vital…
dan berakhirlah posisi dia sebagai khalifah di muka bumi….
ada istri yang kehilangan suami..
anak kehilangan ayah….
keluarga kehilangan tulang punggung…
menantu kehilangan mertua..
muslim kehilangan saudaranya….
dan imam dalam shalat…..yang mulai dari sekarang harus dicari penggantinya….
semua terjadi dalam satu peristiwa..
dalam satu sore….
yang pada saat itu aku tengah tergelak dengan beberapa temen di warkop…..
sedang membicarakan hal2 yang tidak penting sama sekali…
hanya sebuah pembicaraan konyolll….
gelak tawa kosong….
sementara di sana mereka tengah meratap……..
dan siapa bilang Izrail berbohong ????
jika telah sampai ajal…….maka tidak akan bisa lari atau sembunyi….
yang kita lakukan hanyalah pasrah….dan menghadapi peristiwa…
peristiwa yang mungkin akan sangat menyakitkan….
subhanallah……
ketika mengingat mati……..maka aku tercenung pada hidup.;..
seharusnya tidak pernah ada perjanjian itu dengan Tuhan….
seharusnya aku tidak pernah mau untuk hidup di dunia gila ini….
seharusnya aku hanya bagian dari semesta alam yang tidak pernah tercipta……
seharusnya…….banyak lagi…….
tapi…..
bukankah mati adalah titik akhir ???
setelah itu hidup akan baru dan kekal….
entah dalam kegembiraan di surga…
atau meratap di dalam neraka….
akan tetapi kekal….tidak punya batas….
karena dunia di hancurkan….
dan alam baru di tampilkan…..dimana segala yang hidup mempertanggungjawabkan kehidupan sebelum matinya…..
dan setelah mati memperoleh hasil dari hidup sebelum matinya tanpa merasakan mati untuk kedua kalinya….
dan semua itu tercipta di bumi ini,….
dimana kita mencatatkan tiap point yang kita dapat…..
atau mengurangi raihan point kita dengan ketololan yang kita buat….
dan menentukan sekali……kemana arah jalan ini….
surga atau neraka ???
tentu tidak….
hanya menentukan arah menuju Tuhan……apakah Tuhan menanggapi usaha kita ???
karena Tuhan tidak apatis…..
namun keMaha Tinggian Tuhan yang berhak mengatur segala hamba yang berada di bawah…
dengan amalan….harapan kita yang terbaik adalah mendapat nomor antri paling depan untuk dikasihani…..
atau memilih untuk tidak dikasihani ???? dengan memantapkan segala kesalahan sebagai pilihan hidup di dunia…..tanpa ingin melakukan sesuatu yang benar untuk tetap dipedulikan Tuhan…..
dan mati yang seharusnya menjadi momok….
tiba2 menjadi tujuan….bagiku….
yah….aku berpikir…
semua harus diakhiri…..tapi dengan manis tentunya…
namun aku sadar……mungkin cengkreman Izrail yang akan merenggutku…
tanpa senyum….
tanpa sedikit pun rasa kasihan…
menarik paksa ruh dari jasad ini….
Aku takut…
pedih…
sakit…
dan itu akan menjadi neraka di dunia…
dan mungkin malah menjadi training sebelum memasuki neraka sebenarnya…
naudzubillahi mindzaaaalikkk…..
Aku hanya berdoa…
tidak merasakan kekejaman pada saat pencabutan nyawa…..
dan aku sangat yakin ….
terlepas dari kejam sakit atau tidaknya kematian itu….
Izrail tidak akan pernah berbohong….
dia akan datang tepat pada waktunya….
tidak akan meleset sedikitpun….
karena itu janjinya pada Tuhan…
seperti janji kita juga..
bahwa bersedia untuk hidup….guna merasakan mati kelak…..
Pada akhirnya…
mudah2an Allah azza Wa jalla mendengar jeritan hati kecil ini…..
jauhkan hamba dari mati tersiksa…mati terpaksa….mati dalam nista…
karena hamba ingin bertemu dengan Mu……dengan senyuman…
bukan dengan tangisan Ya Rabb….
bukan dengan segala asa yang hilang……..
perkenankan Doa Hamba………
hamba yang jelata….dan tidak berdaya dihadapan mu wahai Sang Maha.,,,,,














Write a comment