Acara Sillaturahmi dan Curah pikiran Pilkada Aceh Ricuh
Sunday, 19/11/2006 - 16:29 WIBRoni Muchtar - Aceh Hari Ini
Acara temu wicara yang diadakan pada hari minggu malam (19/11) di Swissbel Hotel ini dalam rangka sillaturahmi dan curah pikiran dengan semua calon gubernur dan wakil gubernur Nanggroe Aceh Darussalam dengan tema kepemudaan yang diadakan oleh organisasi kepemudaan KNPI. Acara ini sendiri diikuti semua calon ini berakhir ricuh.
Kericuhan berawal ketika dua orang anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) NAD yakni Zainuddin T dan Naimah Hasan, menegur ketua KNPI Aceh, Syahrul badruddin. Menurut KIP acara yang diselengarakan KNPI ini telah berbau kampanye. Karena merasa kehadiran anggota KIP dapat merusak acara yang sedang berlangsung, anggota KNPI kemudian memaksa kedua anggota KIP ini untuk keluar ruangan. saat itulah massa KNPI mulai tarik menarik dengan anggota KIP .
Setelah acara sempat terhenti sejenak, kemudian acara dapat berjalan kembali.
Beberapa calon gubernur dan wakil gubernur juga sempat menenangkan beberapa peserta temu wicara ini. Acara yang disiarkan secara langsung oleh TVRI Banda Aceh dan direlay oleh TVRI Pusat keseluruh Indonesia.
Berita Lainnya :
- Cagub NAD Paparkan Visi Misi
- Persiapan Pelantikan Gubernur NAD
- KIP Batasi Sumbangan Dana Kampanye
- KPA Menyatakan Netral Pada Pilkada
- Menegpora Canangkan 2008 Sebagai Tahun Bakti Pemuda
Comments
Comment from nanditolol
Time: November 20, 2006 - 11: 45 am, 11:45 am
contoh nyata keadaan politik di negeri kita. tidak hanya di pusat, tapi begitu juga di daerah
katanya, kita sebagai kaum muda adalah kaum yang berintelektual dan bisa menyelesaikan segala masalah dengan berpikir secara logika dan tidak dapat di pecah belahkan, setelah adanya sumpah pemuda pada tahun 1928. tapi nyatanya !!!!!!
gimana kita mau menggantikan posisi ayah2 kita yang berada diparlemen. kalau kitanya sendiri sebagai kaum muda dan berintelektual masih saja berprilaku bukan selayaknya kaum - kaum berintelektual lainnya. selamat pada kaum - kaum poltik.
makanya aku gak pernah suka untuk biacara politik, karena itu semua hanya penuh dengan kebohongan dan kemunafikkan











Write a comment