Lomba Mewarnai Gambar Di SD Tanjung Disambut Antusias
Monday, 20/11/2006 - 08:45 WIBRoni Muchtar - Aceh Hari Ini
Mahalnya peralatan gambar dan alat-alat tulis pada saat ini tentu sangat dirasakan oleh sebagian anak-anak di Nanggroe Aceh Darussalam. Seiring kenaikan bahan bakar minyak serta kebutuhan lainnya tentu membuat berat para orang tua untuk membelikan anak-anaknya peralatan tulis serta buku. Hal inilah yang membuat Bulan Sabit Merah Turki sebagai salah satu NGO yang ikut serta berperan dalam proses rekontruksi dan rehabilitasi di Aceh pasca gempa dan tsunami. Melalui program salah satu divisi psikososial yang ada di Bulan Sabit Merah Turki ingin membangkitkan serta menyalurkan sebagian hobi anak-anak yang senang menggariskan pena serta menumpahkan warna pada selembar kertas sebagai curahan isi dari hati mereka.
Tepatnya di SD Tanjung (20/11) sebuah sekolah yang direkontruksi dan direhabilitasi oleh Bulan Sabit Merah Turki yang berada di Kecamatan Lhoknga. Lomba mewarnai yang diikuti oleh hampir 65 anak ini, disambut dengan sangat antusias sekali. Mereka begitu bersemangat ketika tahu akan ada lomba mewarnai yang juga menyediakan kertas serta pensil warna yang diberikan cuma-cuma oleh Bulan Sabit Merah Turki.
Lomba yang diikuti oleh semua anak-anak SD Tanjung dari kelas 1 hingga kelas 6 ini jelas disambut gembira oleh guru-guru. Mereka menganggap lomba seperti ini harus diadakan setiap bulan, sehingga kita bisa melihat potensi serta bakat yang dimiliki oleh anak-anak SD Tanjung ini. Menurut mereka lomba seperti ini sangat jarang dilakukan, sehingga mereka berharap kedepan mungkin dengan kegiatan seperti ini bisa ditingkat untuk lomba tingkat propinsi atau kabupaten.
Ketua Pelaksana Lomba mewarnai yang juga Program Manager dari Sultan II Selim Aceh Community Center M. Rafki Syukri menjelaskan program lomba mewarnai ini diadakan untuk meningkatkan kreatifitas serta mampu meningkatkan kemampuan anak-anak dalam hal melukis atau mewarnai gambar. Selain itu gambar yang dihasilkan pada lomba ini akan dipamerkan dalam upacara peresmian beberapa proyek bantuan yang dikerjakan oleh Bulan Sabit Merah Turki oleh Perdana Menteri Turki pada tanggal 26 Desember 2006. Dan semoga dengan lomba ini anak-anak mampu melupakan kejadian pada tanggal 26 Desember 2004 karena sebagian dari anak-anak ini adalah korban dan juga saksi bencana gempa dan tsunami yang lalu tambah rafki.
Berita Lainnya :
- Keceriaan Anak-Anak SD Tanjung Lhoknga
- Semangat Kemerdekaan Anak Lampuuk
- FFI : Lomba Pidato Bahasa Aceh
- Cenderamata
- Doa Makan
Comments
Comment from m.alifi
Time: February 20, 2008 - 8: 19 am, 8:19 am
bolleh minta mentahanya untuk belajar murid-muridku di jogja kapan-kapan gantian deh











Write a comment