H!NAMagazine.Com
Price List 80

Main menu:


aCeh MasterWeb

Arsip Berita


 
ANeukAceh.Com

Komentar Anda

Price List

RSS _MY Post IT

RSS _Aan Life Style

Jualan Kaos

Google Search


[H!] WEB

  • Polling

    • Browser Favorit anda adalah ?

      • Internet Explorer
      • Mozilla Firefox
      • Google Chrome
      • Netscape Navigator
      • Safari
      • Opera

      View Results

      Loading ... Loading ...

    ARSIP POOLING

  • Kontiki 101.2FM Banda Aceh Flamboyan 105.2FM - Banda Aceh DariNol Misdarul Iksan Shelter Event Organizer Gorengan R-K
    Streamers.Asia

    Perkembangan Musik Aceh

    Sunday, 03/12/2006 - 14:12 WIB
    banda1 - Aceh Hari Ini


    “Rafli musisi aceh”

    kita mengenal bahwa banyak jenis musik yang sekarang sedang merajai dunia. Dari mulai musik yang bertemakan melankolis (sendu) , balad, Rock dan malah sampai musik cadas sekalipun seperti musik dari komunitas Underground.

    Nah Jenis musik ini juga telah mempengaruhi musik - musik yang ada di nangroe aceh sendiri. Kita bias melihat akhir - akhir ini, bagaimana perkembangan musik aceh yang maju dengan pesatnya. Hampir setiap bulan, bahkan minggunya bermunculan album baru dari seniman seniman aceh yang tak bisa di pungkiri bahwa musik apapun yang dibawakan oleh musisi musisi aceh tersebut memiliki fans dan juga ciri khas tersendiri.

    Banyak sudah musisi aceh dari dulu sampai sekaran yang sudah terkenal secara nasional maupun internasional seperti :

    1. T. Djohan dan beberapa musisi lainya yang seangkatan dengan beliau yang sering disebut sebagai bapak seniman aceh yang banyak menciptakan lagu - lagu aceh yang terkenal, bahkan sudah sangat kental dalam pendengaran kita seperti lagu Bungong jeumpa,Bungong seulangan dll.

    2. Kelompok Band Molusca yang dimotori oleh Iyan dkk, kelompok music ini terkenal di era 80 s/d 90-an dan sering membawakan lagu – lagu ciptaan sendiri dan lagu – lagu Rock Metal dunia seperti Pantera, Sepultura, Metalica dan beberapa lagu – lagu musisi rock dunia lainnya.

    3. Metal Zone, merupakan seangkatan dan saingan ketat Molusca dalam kancah musik Rock di aceh, dan juga memiliki ciri khas tersendiri dalam memainkan dunia music Rock tersebut. Kelompok music ini sangat terkenal dengan lagu “Gadis Lugu Perawan Desa”,l agu ini pernah menjadi hit di stasiun Televisi daerah. Metal Zone juga pernah menjadi Raja Music Sumatra dan ini terbukti saat mereka mendapatkan prestasi urutan ke 3 dalam pentas Festival Music Nasional “Logg zelebour” yang diadakan di Surabaya di tahun ‘94 yang lalu. Serta Drumernya yaitu Dedek Metal Zone meraih peredikat sebagai Drumer terbaik.

    4. Aceh Rock Band (ARB), juga merupakan kelompok band besar di aceh. Musisi asal Kuala Simpang ini pernah juga mengikuti festival musik Nasional “Logg Zelebour dengan membawakan lagu Rock metal dengan judul “Manusia”.

    5. Plyncore adalah salah satu dari sekian kelompok music cadas yang pernah masuk dalam album METALIK KLIK II dengan membawakan lagu ciptaan mereka yang berjudul “Sangkakala”. Selain di Aceh, kelompok musik asal Langsa ini juga sangat terkenal di sumatra utara.

    6. Rafli dengan kelompok musik KANDE. Lagu “Seulanga” mereka sempat menghiasi layar kaca METRO TV sebagai lagu pengiring dalam acara liputan Indonesia Menangis yang menyiarkan berita – berita tentang keadaan aceh pasca tsunami beberapa waktu yang lalu.

    7. Almarhum Muklis dan Cut Aja dengan kelompok musik NYAWONG, yang sangat terkenal dengan album NYAWONG-nya. Album NYAWONG adalah album yang menceritakan tentang Heroitisme perjuangan Pahlawan pahlawan aceh dalam menghadapin penjajah manapun.

    8. Beberapa kelompok band terbaru yang akhir akhir ini sangat terkenal dikalangan musisi aceh dan juga sumarta utara seperti Pangkreas Band dan Maggot band yang merupakan bagian terkecil dari sekian banyak band – band asal aceh yang sampai saat ini masih tetap axist membawakan music cadas, rock, dan juga balad yang sebahagian mereka juga ada yang menggabungkan antara aliran musik yang di gandrungi dengan Etnich aceh.

    9. serta masih banyak lagi musisi – musisi aceh yang tidak dapat disebutkan 1 per satu, namun keberadaan mereka telah menghiasi dunia music aceh saat ini.

    Music aceh tak akan pernah mati. Mungkin inilah sedikit ungkapan bijak bagi seniman music dan juga musisi diaceh. Kita dapat melihat akhir - akhir ini, banyak seniman - seniman aceh yang memainkan jenis music modern, tetapi selalu memasukkan jenis alat music khas acheh sebagai pelengkap dari jenis musik yang mereka mainkan. Dan jenis music ini biasanya di sebut Musik Etnich. Music etnich ini tidak hanya di mainkan beriringan dengan musik rock atau metal, tetapi juga music ini mampu masuk kedalam jenis music dangdut, balad dan juga music Disco aceh sekalipun.

    Lalu apa keunikan dari jenis music etnich ini ?. Keunikannya yaitu dimana musisi – musisi aceh mampu menggabungkan antara jenis musik dunia seperti Rock Metal, Disco, Balad, Dangdut dan juga Slow Rock dengan music khas aceh. Alat – alat music khas aceh dimainkan dan juga dipergunakan dalam membawakan jenis musik tersebut, sehingga menciptakan jenis musik yang lebih hidup dan lebih semarak di bandingkan dengan jenis musik aslinya.

    Kalau kita mau melihat secara jeli dan mau kembali ke masa lalu, jenis musik aceh aslinya dalah terdiri dari beberapa alat musik khas acheh seperti :

    1. Rapa-i atau dalam bahasa indonesia lebih di kenal dengan Rebana. Rapa-i ini dimainkan dengan cara di pukul dan juga memiliki ukuran dan juga bentuk yang berbeda sesuai dengan jenis musik yang menggunakan alat musik ini. Alat musik ini kerap di mainkan dalam pentas seni aceh yang membawa jenis - jenis musik khas aceh seperti : Rapa-i Geleng, Rapa-i Geurimpheng, Rapa-i Debus dan lain lain. Alat musik ini ada yang di mainkan perorangan dan juga berkelompok tergantung jenis musik yang tersebut diatas.

    2. Seurine Kale. Jenis alat musik ini biasanya di tiup seperti halnya shexsphone. Yang unik dari alat musik ini adalah di mana suara yang dikeluarkan tidak putus - putus sampai akhir dari permainan alat musik ini sendiri (dalam arti kata alat musik ini bisa mengeluarkan suara baik di hisap ataupun di tiup).

    3.Tambo atau lebih dikenal dengan gendang besar. Tambo ini berbeda dengan Rapa-i, dari bentuk dan juga ukurannya. Bisanya tambo ini berukuran besar dan juga memiliki tabung gendang yang panjang dan dibuat dari kayu jati yang kokoh. Suaranya pun bergema besar dan juga dipergunakan sebagai alat musik pengiring alat musik yang lain yang laen.

    Ketiga alat musik utama untuk musik etnich aceh ini sangat sering digunakan oleh musisi - musisi aceh dalam melantunkan lagu - lagu mereka. Dan bagi musisi acheh, jangan pernah mengatakan dirinya seorang musisi aceh jika tidak mengenal instrument - instrument musik khas aceh ini. (by neuneuk acheh)

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

    Berita Lainnya :

    Liberty Reserve

    Comments

    Comment from fatwa
    Time: December 3, 2006 - 5: 03 pm, 5:03 pm

    Aceh memang sangat kaya budaya,dengan banyaknya musik dan tarian sehingga memprkaya khasanah budaya Aceh.

    Write a comment





    Save Atom InoFund.Com CentASIA Stoic EkoFund