Jaringan Komputer Rusak Pelanggan Garuda Indonesia Kecewa
Wednesday, 31/01/2007 - 05:05 WIBRoni Muchtar - Aceh Hari Ini

Photo by: Dok
Akibat gangguan jaringan komputer yang terjadi pada PT. Garuda Indonesia Banda Aceh yang terjadi sejak Rabu pagi ini (31/1) beberapa pelanggan yang ingin melakukan reservasi dan beberapa keperluan lain menjadi tidak nyaman dengan kejadian ini. Kerusakan jaringan komputer ini pun tidak hanya terjadi di Banda Aceh tetapi juga terjadi di kantor pusat PT. Garuda Indonesia yang berada di Jakarta. Di kantor Garuda Indonesia sendiri menyatakan bahwa saat ini mereka tidak bisa melakukan reservasi secara on line. Dengan kejadian ini otomatis membuat kegiatan Garuda Indonesia pada pemesanan tiket menjadi lumpuh total.
Nomor telepon call center yang biasa digunakan untuk pemesanan tiket PT. Garuda Indonesia pada nomor 0 807 1 807 807 sendiri tidak bisa melakukan pemesanan tiket secara on line. Menurut Jefriandi salah satu pegawai dari PT. Garuda Indonesia Banda Aceh, kerusakan jaringan komputer on line ini terjadi sejak pagi dan bisa kembali digunakan sekitar jam 12 Wib siang. Jefriandi tidak bisa memastikan bahwa jam 12 Wib ini jaringan komputer akan membaik atau tidak karena masih menunggu konfirmasi selanjutnya dari pihak pusat.
Beberapa pelanggan yang sempat datang ke kantor Garuda Indonesia menyatakan kekecewaannya dengan kejadian ini. Hal ini dikarenakan beberapa pelanggan sangat membutuhkan pesawat dengan cepat untuk bisa melakukan segala aktifitas mereka baik yang berkenaan dengan kantor atau keperluan pribadi.
Pihak Garuda Indonesia sendiri saat ini belum memberikan keterangan secara rinci sebab kerusakan jaringan komputer ini. Pantauan di kantor Garuda Indonesia sendiri keadaan kantor menjadi saat sepi dan legang. Padahal biasanya Garuda Indonesia selalu saja dipenuhi konsumen yang mengantri untuk melakukan pemesanan atau pembelian tiket baik secara langsung atau secara on line.
Berita Lainnya :
- SM Britama Berhasil Three-peat!
- Sistem Penerjemah On Line Diluncurkan
- Remaja ‘pelaku cybercrime’
- AS : Cina lakukan ‘mata-mata cyber’
- Hutchinson Investasikan Satu Miliar Dolar











Write a comment