H!NAMagazine.Com
Price List 80

Main menu:


aCeh MasterWeb

Arsip Berita


 
ANeukAceh.Com

Komentar Anda

Price List

RSS _MY Post IT

RSS _Aan Life Style

Jualan Kaos

Google Search


[H!] WEB

  • Polling

    • Browser Favorit anda adalah ?

      • Internet Explorer
      • Mozilla Firefox
      • Google Chrome
      • Netscape Navigator
      • Safari
      • Opera

      View Results

      Loading ... Loading ...

    ARSIP POOLING

  • Kontiki 101.2FM Banda Aceh Flamboyan 105.2FM - Banda Aceh DariNol Misdarul Iksan Shelter Event Organizer Gorengan R-K
    Streamers.Asia

    Samsons Dan Ungu Getarkan Banda Aceh

    Sunday, 18/02/2007 - 16:55 WIB
    Roni Muchtar - Aceh Hari Ini


    Photo by: Onik
    Lapangan parkir stadion Harapan Bangsa menjadi saksi sebuah pergelaran akbar awal tahun 2007. Konser 37 kota yang dilakukan oleh 2 band yang sedang bersinar dikancah musik Indonesia yaitu Ungu dan Samsons. Hingar bingar lantunan lagu dan keras nyanyian kedua grup band ini menjadikan suasana menjadi lebih terasa hidup.

    Sekitar Pukul 14.00 wib beberapa remaja yang umumnya ABG sudah mulai memenuhi beberapa sudut stadion Harapan Bangsa yang merupakan tempat perhelatan acara musik ini. Massa pun mulai bertambah seiring dengan agenda acara yang sedianya akan dilakukan pada pukul 15.00 wib.

    Tepat pukul 15.30 Wib acara musik yang disponsori oleh salah satu produsen rokok ternama ini langsung dibuka oleh band Beutiful asal Medan. Beutiful sendiri adalah band pemenang audisi band ngetop yang juga diadakan sebagai salah cara untuk mendapatkan bibit band-band masa depan dan juga merupakan band pembuka pada setiap kota yang akan disinggahi oleh Ungu dan Samsons di 37 kota.

    Setelah membawakan 2 lagu andalan Beutiful, acara langsung dilanjutkan dengan penampilan grup band Samsons. Penonton yang mengetahui band pujaannya akan tampil, langsung berteriak histeris. Samsons sendiri langsung membawa 4 lagu andalannya diantaranya kehadiranmu, kenangan terindah yang merupakan hits.

    Bams yang merupakan vokalis Samsos terlihat sangat interaktif dengan para panonton. Ini terlihat dengan pedulinya bams ketika mengetahui beberapa penonton mulai merasa kepanasan. Bams langsung meminta para petugas pemadam kebakaran untuk menyemprotkan air ke penonton.

    Samsons sendiri terlihat sangat energik dan bersemangat sekali membawakan semua lagu andalan mereka. Selain ini pertama kalinya mereka tampil di Nanggroe Aceh Darussalam, Samsons juga tidak menyangka akan sambutan penonton yang sangat meriah.

    Setelah Samsons selesai dengan penampilan yang atraktif dan menghentak. Giliran Ungu tampil dengan lagu pembuka Surgamu yang merupakan salah satu hits pada Album Religius mereka. Penampilan Ungu sendiri pada awal lagu terkesan biasa dan kurang menarik, selain lagu yang dibawakan merupakan lagu religius, Ungu juga mengalami gangguan pada sound system. Sehingga ada beberapa suara yang hilang pada awal lagu ini.

    Pasya yang merupakan vokalis Ungu langsung menyapa penonton yang mulai terlihat agak sesak, karena beberapa penonton laki-laki mulai meringsek masuk kedalam bagian penonton wanita. Ketika giliran selesai membawakan lagu kedua Pasya menegur seorang penonton yang berlaku tidak sopan kepadanya denga mengacungkan jari tengahnya. Pasya langsung meminta petugas keamanan untuk mengamankan pemuda tersebut kebelakang panggung sampai acara selesai. Setelah membawakan lagu terakhir dengan judul Melayang Ungu menuntaskan konser mereka di Banda Aceh dengan sukses dan aman walaupun ada beberapa kejadian kecil yang menganggu konser musik ini.

    APARAT POLISI DAN PETUGAS MEDIS LAMBAT

    Pada tur 37 kota Ungu dan Samsons menjadi catatan penting bagi promotor dan event organizer untuk lebih memperhatikan kenyamanan bagi para penonton. Ini terlihat pada saat Bang Ungu tampil. Beberapa penonton yang kepanasan akibat berdesak-desakan dengan penonton lain. Beberapa aparat kepolisian dan medis terlihat sangat kewalahan dengan korban yang pingsan atau kepanasan akibat berjibunnya penonton yang mencoba maju kedepan panggung konser. Selain kelalaian aparat kepolisian yang lamban dan tidak membaca situasi, petugas media pun yang kekurangan personil ketika semakin banyak saja para korban yang pingsan.

    Hal ini ditambah dengan kurang tersedianya tandu untuk mengangkat korban pingsan serta hanya tersedia 1 ambulans. Ini tentu sangat bertolak belakang dengan konser musik megah yang didukung oleh sponsor besar. Panitia pun terlihat sangat tidak menyangka dan memprediksi dengan kejadian ini. Apalagi tidak tersedianya satu base atau tempat untuk menempatkan para penonton yang pingsan atau kelelahan akibat berdesak-desakan ini.

    Selain itu pemisahan penonton wanita dan pria pun hanya terkesan slogan semata. Karena pemantauan dilapangan, banyak laki-laki berada ditempat penonton wanita, sehingga hal inilah yang memicu timbulnya korban pingsan akibat berdesak-desakan yang dilakukan oleh beberapa lelaki. Pihak kepolisian sendiri terlihat tidak bisa membaca situasi ini, sehingga ketika banyak korban berjatuhan baru mereka menempatkan beberapa petugas ditengah penonton wanita.

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

    Berita Lainnya :

    Liberty Reserve

    Write a comment





    Save Atom InoFund.Com CentASIA Stoic EkoFund