Lebih Dari 800 Inong Balee Menerima Bantuan Usaha Kecil
Saturday, 26/05/2007 - 01:14 WIBww_jero - Aceh Hari Ini
Sejak Desember 2006, International Organization for Migration (IOM) telah memberikan bantuan kepada 818 mantan pejuang perempuan, atau dikenal dengan istilah Inong Balee, untuk membangun kembali hidup mereka, dengan cara menyediakan pelatihan tentang usaha kecil, barabg-barang, serta konsultasi, kepada para mantan pejuang teresbut, sebagai bagian dari program pemberian bantuan kepada 4.957 mantan pejuang GAM dan tahanan politik.
Program yang didanai oleh Pemerintah Jepang ini telah memberikan bantuan kepada ratusan Inong Balee, untuk mendirikan usaha kecil yang sukses, serta usaha pertanian atau peternakan, melalui pelayanan yang disediakan oleh 10 kantor Pelayanan Informasi, Konseling, dan Rujukan (PIKR) di wilayah Aceh.
Menyediakan bantuan usaha kecil untuk para mantan Inong Balee adalah bagian penting dari Program Reintegrasi IOM di Aceh, karena perempuan memainkan peranan penting selama masa konflik, tetapi seringkali dilupakan sejak penandatanganan MOU pada tahun 2005.
Mark Knight, Manajer Program Paska-Konflik dan Reintegrasi IOM mengatakan bahwa“Wanita seringkali yang paling menderita akibat konflik. Para perempuan tersebut juga sering dipukul atau mengalami pelecehan seksualâ€.
“Apakah mereka membawa senjata atau tidak, jika mereka mendukung GAM sebagai mata-mata, penyedia logistik, memasak, atau memberikan bantuan lain untuk mendukung GAM, dari sikap PBB, mereka dianggap sebagai pejuang perempuan,†tambah Knight, kepada siaran pers yang diterima redaksi H!NAMagazine (selasa 24/4/2007).
Sementara itu Staf PIKR menyediakan layanan konseling per-individu kepada para klien, membantu mengidentifikasi usaha kecil serta kegiatan pertanian dan perikanan yang efektif dan berkelanjutan, serta mendampingi proses pembelian segala material untuk memulai dan menjalankan usaha tersebut. Setiap orang berhak mendapatkan bantuan sebesar 10 juta rupiah (USD $1,100) dalam bentuk barang dan jasa.
Berita Lainnya :
- British Red Cross : Livelihood Program
- Baitul Qiradh
- ILO : Pelatihan Usaha Bisnis
- Program Senilai US$ 7,9 Juta untuk Meningkatkan Akses Masyarakat kepada Keadilan di Aceh
- Keberadaan Para Penyewa











Write a comment