H!NAMagazine.Com
Price List 80

Main menu:


aCeh MasterWeb

Arsip Berita


 
ANeukAceh.Com

Komentar Anda

Price List

RSS _MY Post IT

RSS _Aan Life Style

Jualan Kaos

Google Search


[H!] WEB

  • Polling

    • Browser Favorit anda adalah ?

      • Internet Explorer
      • Mozilla Firefox
      • Google Chrome
      • Netscape Navigator
      • Safari
      • Opera

      View Results

      Loading ... Loading ...

    ARSIP POOLING

  • Kontiki 101.2FM Banda Aceh Flamboyan 105.2FM - Banda Aceh DariNol Misdarul Iksan Shelter Event Organizer Gorengan R-K
    Streamers.Asia

    Konser Musik Moritza Taher di Episentrum Ulee Kareng

    Tuesday, 29/05/2007 - 04:12 WIB
    gojan36 - Musik & Film

    Pada tanggal 26 mei 2007 lalu Moritza Taher and Friend menggelar Live in Conser di Episentrum Ulee Kareng, dijalan ulee Kareng 20 di depan kafe Flamboyant. Pada pegelaran musik kali ini bang Momo begitu biasanya iya di sapa membagi pada dua bagian acara. Pada bagian pertama disebut Zaman Boeroek yang menggambarkan kekacauan zaman terlihat jelas dengan instrument musik Aceh eksperimental yang ia mainkan begitu menyayat dan memainkan perasaan.

    Pada bagian yang disebut dengan zaman baik bang Momo tampil bersama Maestro. Lagu More dari Nathan Cole yang dinyanyikan oleh kak Linda Taher menjadi pembuka ,lau disusul dengan Aceh lon Sayang dengan Aransemen Musik Blues, kak Poppy tampil membawakan lagu Killing me Sofly.

    Yang sangat luar biasa mengagumkan adalah penampilan lagu keempat bagian kedua ini, Maestro tampil membawakan Hikayat Aceh yang dibawakan dengan nuansa Be bop. Hikayat Aceh yang membakar semangat berhasil dipadukan dengan be bop yang memberi kebebasan berimprofisasi.

    Penampilan Maestro di tutup dengan sangat Impresif, mereka membawakan lagu came with me Tania Maria, Teuku Mahmud pada Drum dan Maiwan pada Bass bergantian berimprofisasi jazz yang memukau seluruh penonton yang hadir malam itu.

    Acara Live musik ini akan digelar setiap bulan di Episentrum Ulee Kareng, dan akan diikuti dengan pemutaran Film dokumenter yang dilarang diputar pada Jakarta Film Festival beberapa waktu lalu pada tanggal 29 Mei 2007 pukul 20.00, serta peluncuran buku kumpulan puisi Aku Agam Dengan 99 Nama karya Wiratmadinata.

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

    Berita Lainnya :

    Liberty Reserve

    Write a comment





    Save Atom InoFund.Com CentASIA Stoic EkoFund