H!NAMagazine.Com
Price List 80

Main menu:


aCeh MasterWeb

Arsip Berita


 
ANeukAceh.Com

Komentar Anda

Price List
Jualan Kaos

Google Search


[H!] WEB

  • Polling

    • Laptop UMPC apa yang menjadi pilihan anda ?

      • AXIOO CMPC 30GB (3,6jt)
      • ACER Aspire One 8GB (4jt)
      • ASUS Eee PC 8G (4,6jt)
      • ZYREX Ubud 311 30Gb (4,9jt)
      • ASUS Eee PC 20GB (4,6jt)
      • HP 2133 Mini-Note 120GB (6,4jt)
      • KOHJINSHA SA5SX04BS 40GB (6,6jt)

      View Results

      Loading ... Loading ...

    ARSIP POOLING

  • Kontiki 101.2FM Banda Aceh Flamboyan 105.2FM - Banda Aceh DariNol Smoking Card MinaNet Cafe Shelter Event Organizer Gorengan R-K
    Streamers.Asia

    UNICEF DAN UNDP SERAHTERIMAKAN SISTIM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DARI SEPTI TANK DAN SAMPAH

    Monday, 20/08/2007 - 18:18 WIB
    ww_jero - Aceh Hari Ini

    UNICEF bersama dengan UNDP, proyek pengolahan limbah Multi Donor Fund, telah membangun rangkaian kolam pengolahan limbah yang dilapisi tanah liat di Desa Cot Padang Lila Km. 23, Kecamatan Padang Tiji. Kolam tersebut digunakan sebagai tempat pengolahan limbah cair dari septik tank dan lahan pengurugan sampah yang di kumpulkan dari masyarakat di sekitar kabupaten Pidie. Hari ini proyek tersebut akan diserah terimakan kepada Dinas Pendapatan Kebersihan dan Pertamanan DPKP/DISPENDA Kabupaten Pidie.
    Pembangunan keempat kolam ini merupakan bagian dari pengembangan pembangunan dua kolam terdahulu yang dibangun oleh UNDP untuk pengolahan limbah cair dari lahan urug sampah. UNDP telah membangun tempat pembuangan sampah dan sistem pengolahan limbah cair dari sampah pada bulan Maret 2006, dimana pada saat ini dioperasikan oleh Dinas Pendapatan Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) di Kabupaten Pidie.
    UNICEF dan UNDP telah berkerjasama untuk membangun sistem baru yang tidak hanya meningkatkan pengolahan limbah cair dari lahan urug sampah akan tetapi juga digunakan sebagai pengolahan limbah cair dari septik tank sebelum akhirnya dilepaskan ke lingkungan. UNICEF dan UNDP menjalankan proyek ini secara bersama – sama. UNICEF memberikan bantuan dalam perancangan, pengawasan dan pipa – pipa sedangkan UNDP memberikan peralatan berat, pekerja / buruh dan sisa material yang dibutuhkan.
    Sistim pengolah limbah cair merupakan solusi pengolahan sementara bagi pembuangan limbah cair. Kolam – kolam tersebut sanggup menampung 20.000 liter (maksimum) limbah cair perhari dimana akan memenuhin kebutuhan 50.000 orang di Kabupaten Pidie, Lahan urug dan kolam pengolahan limbah cair ini dirancang untuk siklus 3 tahunan.
    UNDP saat ini menyiapkan buku panduan bagi operasi dan pemeliharaan tempat pengolahan limbah. Sedang UNICEF akan membantu menyiapkan pada bagian pengolahan limbah cair. Sebagai tambahan dengan bantuan UNICEF, UNDP akan mengambil bagian dari program meningkatan kualitas staff Dispenda / DPKP dalam pengoperasian dan pemeliharaan keseluruhan area pengolahan limbah.
    “Kami sangat mengharapkan dengan adanya sistem pengolahan gabungan limbah cair dari septik tank dan sampah akan menghasilkan limbah buangan yang ramah lingkungan bagi daerah sekitar dan masyarakat” Kata Tim Grieve, Water and Environmental Sanitation (WES) Engineer UNICEF untuk pantai timur NAD. Penumpukan limbah padat dengan bertambahnya waktu didalam kolam limbah cair akan menjadi pembuangan yang aman di sel lahan urug, seperti siaran pers yang diterima redaksi www.hinamagazine.com.
    Dengan fasilitas pengolahan limbah padat dan limbah cair di Km 23 ini, UNDP dan UNICEF telah berhasil meningkatkan effisiensi pelayanan, dan pada saat yang bersamaan mengurangi biaya pengeluaran. Adapun hal yang paling penting fasilitas ini mampu mengurangi pengaruh buruk bagi lingkungan.

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

    Berita Lainnya :

    Comments

    Comment from sugi
    Time: September 29, 2007 - 5: 41 am, 5:41 am

    bagaimana cara untuk mendapatkan bantuan alat sistem pengolahan sampah disetiap kelurahan; ini potensi penyehatan lingkungan.

    Write a comment