Dinas Syariat Gagal, Tahun Baru Di Banda Aceh Meriah
Tuesday, 01/01/2008 - 11:37 WIBRoni Muchtar - Aceh Hari Ini

Photo by: Onik
Seruan Dinas Syariat Islam dan Majelis Persatuan Ulama Nanggroe Aceh Darussalam untuk tidak merayakan tahun baru 2008 dengan menggunakan terompet dan petasan akhirnya gagal total. Kekalahan Dinas Syariat Islam dan MPU ini mulai terlihat ketika jam menunjukkan pukul 22.00. Massa yang berjumlah ratusan mulai berdatangan dan membentuk kelompok-kelompok kecil untuk menunggu pukul 00.00 wib untuk merayakan tahun baru. Konsentrasi massa pun banyak terpecah kebeberapa titik di Kota Banda Aceh. Sebagian massa ada yang berada diseputaran simpang lima dan lapangan Blang Padang Banda Aceh. Suara dentuman petasan baik dalam skala kecil dan besar mulai menghiasi langit Kota Banda Aceh. Suara terompet pun terdengar dari berbagai sudut Kota Banda Aceh. Penyitaan yang dilakukan pihak Dinas Syariat Islam tidak berarti apa-apa karena sebagian masyarakat telah membeli petasan dua atau satu hari jelang tahun baru, bahkan ada yang khusus membeli petasan di Medan Sumatera Utara untuk bisa merayakannya di Banda Aceh.

Photo by: Onik
Dinas Syariat Islam sebenarnya sudah berusaha menyita beberapa terompet kertas dari para penjualnya beberapa jalan protokol yang menjual terompet serta petasan. Diseputaran jalan Teuku Umar beberapa penjual terompet dan petasan terpaksa harus pasrah ketika Polisi WH Dinas Syariat Kota Banda Aceh menyita barang dagangan mereka keatas kendaraan dinas polisi WH. Walaupun sempat terjadi ketengangan antara Polisi WH dan pedagangan namun semuanya harus gigit jari terutama pedangang melihat penyitaan ini.
Puncak acara dari tahun 2007 ke 2008 pun dihiasi dengan suara petasan dan terompet serta suara klakson mobil yang panjang serta suara gelak tawa masyarakat yang berada baik dipinggir jalan dan pusat Kota BAnda Aceh. Kemacetan pun tidak terelakkan terutama dikawasan jalan Sultan Iskandar Muda Blang Padang, Tengku Daud Beureuh serta jalan Teuku Umar yang dipadati masyarakat yang berkelilingkota dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun kemacetan tidak terlalu larut disetiap jalan karena kesigapan pihak kepolisian Kota Banda Aceh dalam melakukan strategi penutupan jalan guna menghidari kemacetan yang besar.
Berita Lainnya :
- Pergantian Tahun di Banda Aceh Berlangsung Meriah
- Petasan di Banda Aceh sudah sangat meresahkan
- Pekerja Salon kembali terjaring Operasi Syariat Islam
- Di NAD, Penegakan Syariat Islam Terus Dilakukan
- BASMI DEMAM BERDARAH
Comments
Comment from boy
Time: April 22, 2008 - 7: 12 am, 7:12 am
hi











Write a comment