H!NAMagazine.Com
Price List 80

Main menu:


aCeh MasterWeb

Arsip Berita


 
ANeukAceh.Com

Komentar Anda

Price List

RSS _MY Post IT

RSS _Aan Life Style

Jualan Kaos

Google Search


[H!] WEB

  • Polling

    • Laptop UMPC apa yang menjadi pilihan anda ?

      • AXIOO CMPC 30GB (3,6jt)
      • ACER Aspire One 8GB (4jt)
      • ASUS Eee PC 8G (4,6jt)
      • ZYREX Ubud 311 30Gb (4,9jt)
      • ASUS Eee PC 20GB (4,6jt)
      • HP 2133 Mini-Note 120GB (6,4jt)
      • KOHJINSHA SA5SX04BS 40GB (6,6jt)

      View Results

      Loading ... Loading ...

    ARSIP POOLING

  • Kontiki 101.2FM Banda Aceh DariNol MinaNet Cafe Shelter Event Organizer Gorengan R-K
    Streamers.Asia

    SATPOL PP BENTROK DENGAN WARTAWAN

    Monday, 25/02/2008 - 11:11 WIB
    Roni Muchtar - Aceh Hari Ini

    Banda Aceh_Kesan adanya sikap arogansi militer pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banda Aceh pada setiap aksi mereka tampaknya tidak pernah akan hilang. Petugas yang seharusnya menjadi pengayomi masyarakat tersebut bahkan nyaris bentrok dengan sejumlah wartawan di komplek Kantor Walikota Banda Aceh, Sabtu(23/2) malam kemarin.Menurut berberapa sumber, kejadian ini sebenarnya bermula dari sebuah kesalahpahaman kecil yang hampir berujung pada bentrokan fisik.

    Kejadian ini bermula ketika sejumlah wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Aceh (PWA) Cabang Kota Banda Aceh yang berniat memasang umbul-umbul di sepanjang pagar kantor walikota Banda Aceh setempat sekira pukul 23.00 Wib untuk acara pelantikan. Beberapa wartawan yang datang dengan kenderaan roda dua berniat memakirkan kendaraan mereka pada tempat perparkiran seperti biasa, di dalam komplek tersebut.

    Namun hal ini ternyata mendapat reaksi keras dari satpol pp setempat yang bertugas malam. Kemarahan Satpol PP dikarenakan para kuli tinta tersebut tidak terlebih dahulu meminta izin kepada mereka untuk memakirkan kendaraan dalam wilayah gedung Walikota Banda Aceh. Hal ini membuat mereka tidak dihargai, katanya.

    Peristiwa yang seharusnya tidak terjadi ini juga disertai adanya kata-kata kotor dari oknum Satpol PP setempat kepada para wartawan dan berujung pada kata-kata pengusiran.

    “Jangankan wartawan, siapapun saya berani lawan walikota juga apalagi kalian,” cetus salah satu aparat negara tersebut.

    Untuk mengakhiri kesalahpahaman itu, akhinya sejumlah para kuli tinta yang terdiri dari beberapa media lokal dan nasional tersebut memutuskan untuk memarkir kendaraannya di badan jalan, luar gedung Kantor Walikota Banda Aceh. Sementara pemasangan umbul-umbul tetap terlaksana.

    Menanggapi peristiwa ini, Ketua DPC-PWA Kota Banda Aceh, AK.Jailani mengatakan sangat menyayangkan hal ini terjadi. Menurutnya peristiwa tersebut sebenarnya dapat dicegah dan dibicarakan baik-baik sehingga imej kelembagaan tersebut dapat terjaga.

    Sementara itu, T. Fachrizal, salah satu wartawan radio di Banda Aceh mengungkapkan bahwa kejadian tersebut dipicu akibat adanya kesalahpahaman dari pihak satpol PP, yang menyangka bahwa para wartawan tersebut adalah pengunjung tempat wisata Taman Sari.

    Akan tetapi ia menyayangkan, satpol PP tersebut terlalu cepat bereaksi dengan kata-kata kotor tanpa bertanya terlebih dahulu.

    Hal senada diakui oleh salah satu Polisi Pamong Praja yang bertugas, ketika dikonfirmasi oleh salah satu wartawan, tentang kejadian tersebut. Menurutnya hal ini, dikarenakan dugaan pihak mereka bahwa kerumunan wartawan yang memarkirkan sepeda motor, merupakan salah satu pengunjung lokasi wisata kota, taman sari.

    “Kami pikir, kalian pengunjung taman sari. Kami terkejut karena berani parkir kereta di dalam padahal sudah malam dan kami mau tutup pintu,” ungkapnya.

    Arogansi pihak polisi pamong praja ini tentu saja berimbas pada citra kelembagaan mereka yang berada langsung dibawah koordinasi Walikota Banda Aceh.

    Meskipun begitu, pihak wartawan mengaku hal ini tidak akan diperpanjang, akan tetapi mereka menyayangkan dan meminta hal ini agar tidak terjadi lagi kepada siapapun.

    “Kita sedikit kecewa dengan kejadian ini. Kedepan kita harapkan hal serupa tidak lagi terulang, apalagi didalam Komplek Kantor Walikota yang seyogyanya adalah pusat pelayanan masyarakat,” tegas AK. Jailani.

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

    Berita Lainnya :

    Liberty Reserve

    Write a comment





    Save Atom Stoic Surfpal