H!NAMagazine.Com
Price List 80

Main menu:


aCeh MasterWeb

Arsip Berita


 
ANeukAceh.Com

Komentar Anda

Price List

RSS _MY Post IT

RSS _Aan Life Style

Jualan Kaos

Google Search


[H!] WEB

  • Polling

    • Laptop UMPC apa yang menjadi pilihan anda ?

      • AXIOO CMPC 30GB (3,6jt)
      • ACER Aspire One 8GB (4jt)
      • ASUS Eee PC 8G (4,6jt)
      • ZYREX Ubud 311 30Gb (4,9jt)
      • ASUS Eee PC 20GB (4,6jt)
      • HP 2133 Mini-Note 120GB (6,4jt)
      • KOHJINSHA SA5SX04BS 40GB (6,6jt)

      View Results

      Loading ... Loading ...

    ARSIP POOLING

  • Kontiki 101.2FM Banda Aceh DariNol MinaNet Cafe Shelter Event Organizer Gorengan R-K
    Streamers.Asia

    Ditemukan gen pendukung usia

    Tuesday, 11/03/2008 - 09:13 WIB
    Roni Muchtar - Teknologi

    Sejumlah ilmuwan di Amerika Serikat mengaku telah menemukan sebuah gen yang mungkin dapat membuat manusia hidup lebih lama. Para peneliti di Institut Penelitian Usia Lanjut di New York mempelajari kerangka genetika sekelompok orang Yahudi yang berusia 100 tahun ke atas dan anak-anak mereka. Mereka menemukan kaum wanita dalam kelompok ini memiliki sebuah gen yang berdampak pada hormon pertumbuhan.

    Wartawan Urusan Sains BBC, Matt McGrath, melaporkan para ilmuwan berpendapat membatasi hormon tersebut mungkin bisa membuat manusia hidup lebih lama. Pada dasarnya penelitian itu menemukan dampak dari sebuah hormon yang dinamakan ‘faktor pertumbuhan sejenis insulin’ terhadap panjangnya usia.

    Dan lewat sejumlah eksperimen atas ragi, cacing, lalat dan tikus ditemukan bahwa dengan merekayasa gen-gen yang memproduksi zat ini maka mereka dapat memperpanjang usia secara signifikan. Dengan meneliti sekelompok manula berusia 100 tahun ke atas dari etnik Yahudi Ashkenazi dan anak-anak mereka –yang kini sudah memasuki manula juga– para peneliti menemukan 2 mutasi dalam gen-gen yang berdampak pada sensitivitas terhadap ‘faktor pertumbuhan sejenis insulin’.

    Hormon itu mendorong proses pertumbuhan badan serta kedewasaan dan para ilmuwan mengatakan rekayasa hormon tersebut tampaknya bisa memperlambat proses penuaan.

    Konsekuensi lain dari rekayasa hormon itu adalah perawakan tubuh yang lebih pendek.

    Para manula dalam penelitian itu rata-rata lebih rendah 2,5 cm dibanding masyarakat umum.

    Bagaimanapun temuan gen yang mungkin dapat mengatur panjang usia ini bukan berarti merupakan kabar baik bagi kaum pria, karena semua pembawa mutasi genetika yang ditemukan sejauh ini adalah wanita.

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

    Berita Lainnya :

    Liberty Reserve

    Write a comment





    Save Atom Stoic Surfpal