H!NAMagazine.Com
Price List 80

Main menu:


aCeh MasterWeb

Arsip Berita


 
ANeukAceh.Com

Komentar Anda

Price List

RSS _MY Post IT

RSS _Aan Life Style

Jualan Kaos

Google Search


[H!] WEB

  • Polling

    • Laptop UMPC apa yang menjadi pilihan anda ?

      • AXIOO CMPC 30GB (3,6jt)
      • ACER Aspire One 8GB (4jt)
      • ASUS Eee PC 8G (4,6jt)
      • ZYREX Ubud 311 30Gb (4,9jt)
      • ASUS Eee PC 20GB (4,6jt)
      • HP 2133 Mini-Note 120GB (6,4jt)
      • KOHJINSHA SA5SX04BS 40GB (6,6jt)

      View Results

      Loading ... Loading ...

    ARSIP POOLING

  • Kontiki 101.2FM Banda Aceh DariNol MinaNet Cafe Shelter Event Organizer Gorengan R-K
    Streamers.Asia

    Inspirator Film “Killing Fields” Meninggal Dunia Dalam Usia 65

    Monday, 31/03/2008 - 13:46 WIB
    Roni Muchtar - Musik & Film

    Dith Pran, penduduk asli Kamboja yang selamat dari kekejaman rejim Khmer Merah kendatipun bekerja untuk para wartawan Barat dengan meliput terperosoknya negara itu ke genosida, telah meninggal dunia dalam usia 65 tahun di AS, koran New York Times melaporkan Minggu larut malam.

    Persahabatannya dengan Sydney Schanberg, seorang koresponden Asia Tenggara untuk Times, demikian pula keberhasilannya bertahan hidup dan kemudian melarikan diri dari Kamboja menjadi dasar film “The Killing Fields” pada 1984.

    Dith bekerja sebagai penerjemah, fotografer dan asisten Schanberg. Setelah pindah ke AS pada 1980, Dith menjadi wartawan foto untuk Times.

    Ia tutup usia Minggu di Woodbridge, New Jersey, akibat kanker pankreastik metastatik, demikian menurut pengumuman Schanberg, seperti dikutp DPA.

    Dith menjadi sahabat karib dokter Kamboja yang kemudian menjadi aktor, Haing Ngor, yang menyabet Piala Oscar berkat aktingnya sebagai Dith dalam “The Killing Fields”.

    Mereka bekerja sama sebagai penggiat HAM guna menggugah kepedulian atas para korban pembantai massal di negara mereka dan mencegah genosida di mana pun, sampai terbunuhnya Ngor pada 1996 oleh seorang anggota geng jalanan Los Angeles.

    Beberapa saat sebelum menutup mata untuk selama-lamanya, Dith menyatakan dalam wanwancara dengan Times bahwa “jiwanya akan merasa tenang” bila orang meneruskan kampanye yang dilancarkannya untuk menghentikan genosida di seluruh dunia. (*)

    COPYRIGHT © 2008

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

    Berita Lainnya :

    Liberty Reserve

    Write a comment





    Save Atom Stoic Surfpal