H!NAMagazine.Com
Price List 80

Main menu:


aCeh MasterWeb

Arsip Berita


 
ANeukAceh.Com

Komentar Anda

Price List

RSS _Aan Life Style

Jualan Kaos

Google Search


[H!] WEB

  • Polling

    • Browser Favorit anda adalah ?

      • Internet Explorer
      • Mozilla Firefox
      • Google Chrome
      • Netscape Navigator
      • Safari
      • Opera

      View Results

      Loading ... Loading ...

    ARSIP POOLING

  • Kontiki 101.2FM Banda Aceh Flamboyan 105.2FM - Banda Aceh DariNol Shelter Event Organizer Gorengan R-K

    RSS _AcehKita :: LifeStyle

    Seulanga.Com - Web Hosting dan Registrasi Domain

    Diplomasi film India-Pakistan

    Monday, 07/04/2008 - 10:17 WIB
    Roni Muchtar - Aceh Hari Ini

    khuda.jpgFilm Pakistan pertama yang akan diputar di India, dalam waktu 40 tahun belakangan, dirilis Minggu lalu. Khuda Kay Liya, atau Atas Nama Allah, bercerita tentang kehidupan umat Islam setelah serangan 11 September. Wartawan BBC di Kalkuta, Rahul Tandon, melaporkan film itu menjadi pembicaraan banyak orang dan akan diputar di 300 bioskop di India.

    Film ini masih punya kaitan dengan Bollywood karena dibintangi oleh aktor kawakan India, Naseruddin Shah.

    Namun jelas temanya amat berbeda dari film-film Bollywood yang biasa karena berpusat pada kehidupan umat Islam sejak serangan 11 September.

    Film-film India, yang digemari di seluruh dunia, sempat dilarang di Pakistan tahun 1965-an karena konflik politik kedua negara, namun situasinya berubah dan sejumlah film Bollywood sudah diputar di Pakistan.
    Banyak artis dan perusahaan film di India maupun Pakistan yakin bahwa pertukaran budaya bisa memecah hambatan dalam hubungan kedua negara.

    Sebelum masuknya film Pakistan ini, sempat pula berlangsung upaya yang disebut sebagai ‘cricket diplomacy’ dengan berlangsungnya pertandingan tim olahraga kriket kedua negara.

    Jadi banyak yang menyebut kini kedua negara sudah memasuki era ‘film diplomacy.’

    Dan sejumlah warga India menyambut baik kedatangan film Pakistan yang pertama ini.

    “Aspek kultural harus menghibur juga sehingga kami bisa saling memahami,” kata seorang penggemar film.

    Yang lain berpendapat saling tukar menukar ini membuat warga India dan Pakistan saling berinteraksi.

    Namun ada juga yang mempertanyakan kenapa diperlukan waktu yang amat lama untuk mewujudkan hal itu.

    “Menjadi keprihatinan juga bahwa diperlukan waktu sampai 40 tahun bagi sebuah film Pakistan untuk diputar di India,” kata orang tersebut.

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

    Berita Lainnya :

    Write a comment