Laptop $100 Negroponte Menuai Kontroversi
Jum-at, 06/06/2008 - 09:39 WIBRoni Muchtar - Teknologi
Gebrakan Asus dan Intel dengan laptop murahnya eee PC cukup mengagumkan, namun sesuatu yang lebih dahsyat tengah berlangsung saat pendiri lembaga nirlaba One Laptop Per Child (OLPC) , Prof. Nicholas Negroponte, mengembangkan produk sejenis yang jauh lebih murah hanya 100 dolar per unit yang kalau dikonversi ke dalam rupiah harganya kurang dari 1 juta.
Laptop yang diproduksi untuk program bantuan bagi anak-anak sekolah di negara berkembang ini mengundang reaksi dari berbagai kalangan, baik pakar maupun industri teknologi informasi, hingga politikus yang diperkirakan akan mengambil manfaat dari program ini untuk mendongkrak popularitasnya di mata rakyat.
Sungguhlah wajar apabila sebagian kelompok merasa terusik karena harga yang lebih murah untuk jenis barang sama, tentu akan mengganggu keberadaan barang sejenis lainnya yang dijual dengan harga lebih mahal.
Kalau mungkin dianggap tabu untuk mengatakan “program bantuan ini akan ‘merusak’ pasar laptop”, beberapa kalangan sudah memprediksi bahwa karya Negroponte dan XO (perusahaan perakitnya) ini akan melemahkan penjualan laptop-laptop yang telah ada di pasaran saat ini.













