Persembunyian Mandela dipugar
Wednesday, 11/06/2008 - 10:00 WIBRoni Muchtar - Umum
Tempat persembunyian yang digunakan Nelson Mandela saat masih menjadi aktivis politik hampir setengah abad lalu telah dipugar dan dibuka sebagai museum. Kawasan pertanian Lilliesleaf Farm di kawasan Rivonia, di pinggiran kota Johannesburg merupakan lokasi yang digunakan oleh Kongres Nasional Afrika (ANC) untuk melancarkan perjuangan bersenjata melawan rezim negara apartheid Afrika Selatan.
Namun, para tokoh terkemuka ANC ditahan di sana pada tahun 1963, dan menjalani proses hukum yang dikenal sebagai Pengadilan Rivonia.
Mandela dan para sejawatnya kemudian dihukum penjara seumur hidup.
Tanah pertanian itu hanya setelah jam perjalanan dengan mobil dari pusat kota
Johannesburg, dan dalam beberapa tahun, kawasan mewah Rivonia tumbuh di sekitarnya.
Namun, pada tahun 1960-an, kawasan itu terpencil. Dan, itu menjadikan Lilliesleaf menjadi “tempat aman” bagi para tokoh sayap militer ANC Umkonto we Sizwe.
Nelson Mandela tinggal di tempat itu pada 1961 ketika dia menjadi buron. Dia menggunakan nama samaran “David” dan menyamar sebagai penjaga dan tinggal di salah satu pondok kecil.
Namun, 18 bulan kemudian, tanah pertanian itu dirazia polisi, dan para tokoh komando ANC ditahan saat sedang menyusun rencana perjuangan bersenjata.
Potret
Pemandu tur Jacqueline Otukile mengatakan, Lilliesleaf Farm perlu dilestarikan.
“Orang perlu tahu tempat Nelson Mandela memulai perjuangan bangsa Afrika Selatan,” kata Otukile.
Salah satu proyek yang sedang digulirkan Lilliesleaf Trust adalah menemukan senjata api yang diperoleh Mandela ketika menjalani pelatihan militer di ddis Ababa - dan dia mengatakan, senjata itu ditanam di luar tanah tersebut.
Namun, senjata api itu belum ditemukan, meski penyelidikan intensif telah dilakukan di lokasi tersebut.
Selama empat tahun, Lilliesleaf dibangun kembali sebagai bagian dari upaya untuk menjadikannya sebagai situs warisan sejarah.
Namun, sejumlah foto hitam putih dari tahun 1960-an menjadi penanda yang mengingatkan akan perjuangan bagi kebebasan politik, yang diharapkan tidak akan dilupakan oleh warga Afrika Selatan.
Berita Lainnya :
- Artis Miriam Makeba tutup usia
- Macan tutul, maskot Piala Dunia 2010
- Blatter kaji rumput sintetis untuk PD 2010
- Cina setujui reformasi tanah
- ILO: Pengangguran Global Tambah 5 Juta Orang pada 2008













Write a comment