H!NAMagazine.Com
Price List 80

Main menu:


aCeh MasterWeb

Arsip Berita


 
ANeukAceh.Com

Komentar Anda

Price List

RSS _MY Post IT

RSS _Aan Life Style

Jualan Kaos

Google Search


[H!] WEB

  • Polling

    • Laptop UMPC apa yang menjadi pilihan anda ?

      • AXIOO CMPC 30GB (3,6jt)
      • ACER Aspire One 8GB (4jt)
      • ASUS Eee PC 8G (4,6jt)
      • ZYREX Ubud 311 30Gb (4,9jt)
      • ASUS Eee PC 20GB (4,6jt)
      • HP 2133 Mini-Note 120GB (6,4jt)
      • KOHJINSHA SA5SX04BS 40GB (6,6jt)

      View Results

      Loading ... Loading ...

    ARSIP POOLING

  • Kontiki 101.2FM Banda Aceh Flamboyan 105.2FM - Banda Aceh DariNol Smoking Card MinaNet Cafe Shelter Event Organizer Gorengan R-K
    Streamers.Asia

    Persembunyian Mandela dipugar

    Wednesday, 11/06/2008 - 10:00 WIB
    Roni Muchtar - Umum

    Tempat persembunyian yang digunakan Nelson Mandela saat masih menjadi aktivis politik hampir setengah abad lalu telah dipugar dan dibuka sebagai museum. Kawasan pertanian Lilliesleaf Farm di kawasan Rivonia, di pinggiran kota Johannesburg merupakan lokasi yang digunakan oleh Kongres Nasional Afrika (ANC) untuk melancarkan perjuangan bersenjata melawan rezim negara apartheid Afrika Selatan.

    Namun, para tokoh terkemuka ANC ditahan di sana pada tahun 1963, dan menjalani proses hukum yang dikenal sebagai Pengadilan Rivonia.

    Mandela dan para sejawatnya kemudian dihukum penjara seumur hidup.

    Tanah pertanian itu hanya setelah jam perjalanan dengan mobil dari pusat kota
    Johannesburg, dan dalam beberapa tahun, kawasan mewah Rivonia tumbuh di sekitarnya.

    Namun, pada tahun 1960-an, kawasan itu terpencil. Dan, itu menjadikan Lilliesleaf menjadi “tempat aman” bagi para tokoh sayap militer ANC Umkonto we Sizwe.

    Nelson Mandela tinggal di tempat itu pada 1961 ketika dia menjadi buron. Dia menggunakan nama samaran “David” dan menyamar sebagai penjaga dan tinggal di salah satu pondok kecil.

    Namun, 18 bulan kemudian, tanah pertanian itu dirazia polisi, dan para tokoh komando ANC ditahan saat sedang menyusun rencana perjuangan bersenjata.

    Potret

    Pemandu tur Jacqueline Otukile mengatakan, Lilliesleaf Farm perlu dilestarikan.

    “Orang perlu tahu tempat Nelson Mandela memulai perjuangan bangsa Afrika Selatan,” kata Otukile.

    Salah satu proyek yang sedang digulirkan Lilliesleaf Trust adalah menemukan senjata api yang diperoleh Mandela ketika menjalani pelatihan militer di ddis Ababa - dan dia mengatakan, senjata itu ditanam di luar tanah tersebut.

    Namun, senjata api itu belum ditemukan, meski penyelidikan intensif telah dilakukan di lokasi tersebut.

    Selama empat tahun, Lilliesleaf dibangun kembali sebagai bagian dari upaya untuk menjadikannya sebagai situs warisan sejarah.

    Namun, sejumlah foto hitam putih dari tahun 1960-an menjadi penanda yang mengingatkan akan perjuangan bagi kebebasan politik, yang diharapkan tidak akan dilupakan oleh warga Afrika Selatan.

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

    Berita Lainnya :

    Liberty Reserve

    Write a comment





    Save Atom