UNICEF dan Muslim Aid serahterimakan fasilitas air bersih di SDN 1 Lampaseh
Saturday, 21/06/2008 - 10:15 WIBww_jero - Aceh Hari Ini
MONTASIK, Aceh Besar, 18 Juni 2008 – UNICEF bersama Muslim Aid pada hari ini melakukan serah terima fasilitas air bersih berupa sumur bor, rumah pompa dan keran air untuk umum beserta instalasi pipa air kepada pihak sekolah SDN 1 Lampaseh dan lebih kurang 300 masyarakat desa Kampung Baroeh di kecamatan Montasik, kabupaten Aceh Besar.
Dalam acara serah terima yang diadakan di aula SDN 1 Lampaseh, Kepala Sekolah Ibu Suarni S.Pd. menyatakan kegembiraannya dengan adanya fasilitas air bersih tersebut. Dia mengatakan bahwa desa Kampung Baroeh, termasuk sekolah ini, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena sumber air dari sumur gali terletak sangat dalam dan airnya berwarna. pada musim kemarau, sumber air mengering.
SDN 1 Lampaseh dibangun kembali oleh UNICEF pada tahun 2007. Bangunan sekolah sudah tidak aman lagi dipakai untuk kegiatan belajar mengajar, apalagi setelah gempa yang menyebabkan tsunami pada tahun 2004. Sekolah ini sendiri dibangun pada tahun 1981.
“Waktu sekolah ini selesai dibangun kami tidak punya sumber air sehingga toiletnya tidak bisa dipakai dan sempat berkerak. Sekarang setelah ada fasilitas air bersih kami bisa menjaga kebersihan toilet dan sekolah kami, karena kebersihan adalah bagian dari iman,” kata Suarni, yang baru 5 bulan menjabat sebagai kepala sekolah di SDN 1 Lampaseh.
Sementara itu, Teh Tai Ring, Project Officer dari bagian Air, Lingkungan dan Sanitasi (WES) UNICEF Banda Aceh menghimbau agar pihak sekolah bersama-sama masyarakat bisa merawat fasilitas air bersih ini agar bisa dipakai untuk jangka waktu yang lama.
“Sekolah ini bisa menjadi contoh yang baik bagi sekolah-sekolah lain di propinsi Aceh ini,” ujar The, dalam siaran pers yang diterima redaksi hinamagazine.com.
UNICEF mengalokasikan USD1,500 (sekitar Rp 14 juta) untuk satu sumur bor beserta fasilitas pipa dan keran air yang dibangun oleh mitra kerjanya Muslim Aid. Sumur bor dibangun di lahan SDN 1 Lampaseh pada tanggal 9 Mei 2008 dan dilengkapi dengan pipa yang terhubung ke tanki penyimpanan air. Sumber air berada pada kedalaman 58 meter. Dari tanki, air bersih disalurkan ke toilet di sekolah dan ke keran air milik umum di depan sekolah.
Pekerjaan penggalian tanah, pemasangan pipa, keran air dan pembangunan rumah pompa selesai pada tanggal 26 Mei 2008.
Secara keseluruhan, UNICEF membangun fasilitas air bersih di 14 kawasan di kabupaten Aceh Besar. Kawasan tersebut terdiri dari 11 sekolah dasar (termasuk 6 sekolah permanen yang dibangun UNICEF, 1 pesantren dan 1 Madrasah Ibtidaiyah Negeri), 2 Polindes dan 1 rumah yatim piatu.
Dalam acara serah terima tersebut, Muslim Aid juga menyerahkan sebuah buku panduan Operasi dan Perawatan fasilitas air bersih kepada pihak sekolah yang diwakili oleh Kepala Sekolah, Suarni. Diharapkan dengan buku panduan tersebut pihak sekolah dapat belajar mengoperasikan dan sekaligus merawat fasilitas yang sudah ada, agar dapat dipakai dalam waktu yang panjang.
Berita Lainnya :
- UNICEF DAN UNDP SERAHTERIMAKAN SISTIM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR DARI SEPTI TANK DAN SAMPAH
- Unicef Bangun Ratusan Sekolah di Aceh-Nias
- Lima Sekolah Permanen Selesai Di Aceh
- Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia menandai perjuangan untuk menyelamatkan anak-anak
- Lokakarya untuk Menciptakan Peradilan Anak yang Ramah Anak di Aceh













Write a comment