H!NAMagazine.Com
Price List 80

Main menu:


aCeh MasterWeb

Arsip Berita


 
ANeukAceh.Com

Komentar Anda

Nomor Cantik Price List
Jualan Kaos

Google Search


[H!] WEB

  • Polling

    • Laptop UMPC apa yang menjadi pilihan anda ?

      • AXIOO CMPC 30GB (3,6jt)
      • ACER Aspire One 8GB (4jt)
      • ASUS Eee PC 8G (4,6jt)
      • ZYREX Ubud 311 30Gb (4,9jt)
      • ASUS Eee PC 20GB (4,6jt)
      • HP 2133 Mini-Note 120GB (6,4jt)
      • KOHJINSHA SA5SX04BS 40GB (6,6jt)

      View Results

      Loading ... Loading ...

    ARSIP POOLING

  • Kontiki 101.2FM Banda Aceh Flamboyan 105.2FM - Banda Aceh DariNol Smoking Card MinaNet Cafe Shelter Event Organizer Gorengan R-K
    Streamers.Asia

    Polisi Imbau Pemilik Senjata Api Ilegal di NAD Serahkan Diri

    Selasa, 24/06/2008 - 09:57 WIB
    Roni Muchtar - Aceh Hari Ini

    Pihak kepolisian terus mengimbau oknum masyarakat yang masih menyimpan/menggunakan senjata api ilegal di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) untuk segera menyerahkan kepada petugas Polri terdekat.”Kita tidak pernah bosan mengimbau. Upaya pencarian dengan merazia senjata api ilegal terus dilakukan guna memastikan bahwa benda tersebut tidak lagi dipegang orang tak bertanggung jawab,” kata Kapolres Bireuen, AKBP T Saladin, di Banda Aceh, Senin.

    Hal itu disampaikan menanggapi adanya rentetan tembakan senjata api laras panjang jenis AK-47 yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) dan mengakibatkan ketakutan masyarakat di Desa, Kecamatan Gandapura, akhir pekan ini.

    “Saya minta pemilik senjata ilegal menyerahkan senjatanya, karena itu melanggar perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Kami akan menyelidiki kasus intimidasi OTK bersenjata api di desa tersebut,” tambahnya.

    Dalam penyisiran di Desa Bugak setelah rentetan tembakan, polisi menemukan sejumlah selongsong amunisi senjata api jenis AK-47. Belum diketahui motif pelaku menembakkan rentetan senjatanya itu, tambah Kapolres.

    T Saladin menjelaskan, tim penjinak bom sat Brimob Kompi-4 Jeulikat Lhokseumawe, juga mengevakuasi sebutir bom rakitan seberat 45 kilogram di Desa Samuti Makmur, Gandapura. Bahan peledak tersebut merupakan sisa peninggalan masa konflik Aceh.

    Bom rakitan berdaya ledak tinggi itu terbalut pipa besi dan memiliki panjang sekitar 40 cm dan lebar 10 cm. Bom tersebut ditemukan atas laporan masyarakat setempat dan akan diledakkan (disposal), tambah Kapolres (ant)

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

    Berita Lainnya :

    Write a comment