Temuan perkakas manusia Neanderthal
Selasa, 24/06/2008 - 10:23 WIBRoni Muchtar - Umum
Manusia purba Neanderthal tidak seprimitif yang diduga sebelumnya, demikian indikasi dari temuan di situs Beedings, Inggris selatan. Tim arkeologi mendapati peralatan-peralatan yang diyakini dipergunakan untuk berburu binatang. Manusia purba Neanderthal mengembara di dataran Eropa dan Timur Tengah selama sekitar 200 ribu tahun sebelus musnah sekitar 30 ribu tahun yang lalu.
Pendek dan kekar, mereka seperti manusia kera brutal, menangkap buruan mereka dengan menggodamnya sampai mati.
Tetapi kesan brutal itu terhapus ketika para arkeolog menemukan berbagai peralatan berburu yang menunjukkan bahwa mereka ini ternyata cukup berbudaya.
Peralatan berburu itu diperkirakan dipergunakan untuk membunuh rusa, bison, dan gajah berbulu.
Keahlian
Berbeda dengan artefak Neanderthal lainnya, yang biasanya besar dan kokoh, penemuan kali ini menunjukkan peralatan yang ramping dan bermata tajam, layaknya lembing, kata Dr Mathew Pope yang ikut meneliti artefak tersebut. Untuk membuat peralatan sesempurna ini, membuat mata pisau, kata Pope, orang harus mempunyai bahan dasar yang bagus, dan “anda juga harus bisa mengukur dan menimbang agar bisa memaksimalkan panjangnya sisi tajam peralatan itu”.
“Keahlian seperti ini adalah keahlian spesies kita, bukan manusia purba. Namun penemuan peralatan ini membuktikan sebaliknya,” tambah Pope.
Peralatan ini mengisyaratkan bahwa siapapun yang menggunakan peralatan ini menguasai baik perburuan maupun pertanian.
Peralatan itu berasal dari zaman persis sebelum Neanderthal musnah dan manusia modern muncul.
Penemuan peralatan ini mungkin akan kembali memicu perdebatan soal bagaimana manusia purba itu punah.(bbc)














Write a comment