Spanyol Ke Final Euro 2008
Friday, 27/06/2008 - 10:01 WIBRoni Muchtar - Olahraga
Spanyol pesta gol lagi ke gawang Rusia. Setelah membantai Rusia 4-1 dalam partai pembuka Grup D, kali ini tim ‘Matador’ merobek gawang Rusia tiga kali tanpa balas dalam laga semi-final yang berlangsung di Stadion Ernst Happel, Jumat (27/6) dinihari WIB. Spanyol yang juara Piala Eropa pada 1984 akhirnya kembali ke final, ditantang Jerman yang sehari sebelumnya menaklukkan Turki 3-2. Partai puncak itu akan digelar di Stadion Ernst Happel, Wina, Austria, Senin (30/6) dinihari WIB.
David Silva melengkapi kesuksesan Spanyol berkat golnya di menit ke-81. Sebelumnya, besutan Luis Aragones ini sudah mengoyak jala Rusia dua kali lewat Daniel Guiza pada menit ke-74 dan Xavi Hernandez pada menit ke-51.
Rusia yang menatap laga ini dengan performa mengagumkan karena baru saja mempecundangi favorit juara, Belanda, dengan skor 3-1, sempat menguasai pertandingan ketika peluit kick-off berbunyi. Namun, pelan tapi pasti Spanyol bisa mengatasi situasi dan mulai mendikte permainan tim negeri ‘Beruang Merah’.
Sepanjang 45 menit babak pertama, baik Spanyol maupun Rusia terlihat bermain sangat hati-hati, sehingga tak ada peluang emas yang bisa diciptakan kedua kubu. Babak pertama berakhir imbang tanpa gol.
Baru di babak kedua, Spanyol mulai berani bermain agresif. Meskipun telah kehilangan striker David Villa yang mengalami gangguan pada pahanya menjelang babak pertama usai, La Furia Roja tetap percaya diri meruntuhkan pertahanan Rusia yang sangat tangguh pada babak pertama.
Benar saja, saat pertandingan memasuki menit ke-51 Xavi memecahkan kebuntuan Spanyol. Gelandang Barcelona tersebut berhasil meneruskan umpan Andres Iniesta yang melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti dari sisi kiri.
Selanjutnya, Spanyol kesetanan, dan mereka terus membombardir pertahanan Rusia yang mulai rapuh. Sayangnya, Fernando Torres yang mendapat dua kesempatan emas gagal mencetak gol untuk menambah keunggulan Spanyol.
Melihat performa striker Liverpool itu kurang bagus, Aragones melakukan perubahan dengan memasukkan Guiza yang menggantikan Torres pada menit ke-69. Ternyata, taktik dan keputusan sang pelatih sangat tepat karena striker yang musim lalu jadi topskor Primera Liga itu bisa menggandakan keunggulan Spanyol pada lima menit kemudian.
Cesc Fabregas memberi umpan lob kepada Guiza yang lolos dari jebakan offside di kotak penalti. Alhasil, kiper Igor Akinfeyev yang berusaha menutup ruang Guiza tak kuasa menghalau si kulit bundar yang melewati kepalanya sebelum menggetarkan jala Rusia.
Keunggulan 2-0 membuat Rusia semakin terpuruk. Andrei Arshavin dan Roman Pavlyuchenko yang digadang-gadang bakal menyulitkan lini belakang Spanyol ternyata tak berkutik karena mendapat pengawalan ketat dari Sergio Ramos dan Carles Puyol.
Fabregas kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pengumpan yang spektakuler. Dari sisi kiri, playmaker Arsenal itu memberikan umpan datar ke Silva yang tak mendapat pengawalan ketat. Dan, pemain Valencia tersebut dengan jeli melepaskan tembakan ke sisi kanan gawang Rusia dan bola tak bisa dijangkau oleh Akinfeyev sehingga skor menjadi 3-0 yang bertahan sampai akhir laga.
Dengan demikian, Spanyol membukukan tiket ke final menghadapi der Panzer Jerman.(goal)
Berita Lainnya :
- Xavi Terpilih Sebagai Pemain Terbaik Euro 2008
- Jerman maju ke final
- Swedia Terlalu Tangguh Bagi Yunani
- Julio Iglesias Hentikan Konsernya Akibat Gangguan Jantung
- David Villa Pencetak Gol Terbanyak













Write a comment