Polemik sengit soal opium
Saturday, 26/07/2008 - 11:48 WIBRoni Muchtar - Umum
Mantan pejabat antinarkoba Amerika Serikat yang pernah berkantor di Kabul, menuduh pemerintah Afghanistan menghalangi upaya pemberantasan narkoba dan melindungi bandar-bandar obat terlarang.
Thomas Schweich mengatakan, banyak pendukung presiden Afghanistan, yang mendapat dana dari perdagangan narkoba.
“Salah satu bagian dari persoalan ini adalah, presiden Afghanistan menganggap ada pihak-pihak tertentu yang tidak bisa diburu,” kata Schweich. “Ia (Karzai) menganggap orang-orang ini lebih baik dibiarkan saja,” tambahnya. Menurut Schweich, Karzai berpandangan, kalau orang-orang ini ditindak dengan tegas, dia akan kehilangan kekuasaan. “Paling tidak itulah pandangan saya” katanya.
“Dan ini terjadi di Helmand dan Kandahar, yang dikenal sebagai basis pendukung presiden Afghanistan. Narkoba ditindak tegas hanya di luar wilayah pendukung presiden,” ujarnya. Schweich mengatakan para pejabat senior Afghanistan, termasuk Jaksa Agung Abdul Jabar Sabet, mengatakan kepadanya bahwa Karzai mencegah penuntutan sekitar dua-puluh pejabat korup.
Schweich mengatakan kepada BBC, kelihatannya Karzai cenderung membiarkan tingkat korupsi tertentu ketimbang kehilangan kekuasaan. Presiden Karzai membantah tuduhan itu.(bbc)
Berita Lainnya :
- ‘Rudal AS’ hantam madrasah
- Amerika kenang serangan 9/11
- Cina perlonggar akses internet
- Pengguna Narkoba Meningkat Pesat di Aceh
- Cucu Pertama Presiden Lahir













Write a comment