Tipuan’ kedua di Pesta Olimpiade
Wednesday, 13/08/2008 - 09:30 WIBRoni Muchtar - Event, Umum
Seorang bocah jelita yang menjadi terkenal di Cina setelah tampil menyanyi di pembukaan Olimpiade Beijing dipastikan hanya berpura-pura menyanyi, sementara seorang bocah lain bernyanyi. Mengenakan busana merah dan rambut dikuncir, Lin Miaoke memukau penonton sedunia saat membawakan lagu “Ode to the Motherland” (Pujian untuk Ibu Pertiwi). Namun, penyanyi sebenarnya Yang Peiyi, yang tidak diperkenankan hadir, sebab dia tidak “sesempurna” Lin, 9 tahun.Pengarah sajian musikal itu mengatakan, Lin ditampilkan demi kepentingan negara. Pengungkapan fakta ini terjadi menyusul kabar bahwa pertunjukan kembang api selama pembukaan Olimpiade tampaknya dipalsukan.
“Bidadari tersenyum”
Saat berbicara di melalui stasiun siaran Beijing Radio, sutradara musikal Chen Qigang mengatakan, panitia memerlukan gadis yang memiliki penampilan dan suara bagus. Panitia musikal itu menghadapi dilema, sebab, meski Lin lebih cantih, Yang, 7 tahun, memiliki suara lebih merdu, kata Chen.
“Setelah beberapa ujicoba, kami ptuuskan untuk menampilkan Lin Miaoke untuk pertunjukan live, dengan memanfaatkan suara Yang Peiyi,” tambah Cen kepada Beijing Radio. “Alasan pilihan ini adalah kita harus mengutamakan kepentingan negara kita,” katanya.
“Gadis yang muncul di gambar harus tanpa cacat dari segi ekspresi wajah dan perasaan menyenangkan yang dia sebarkan kepada orang,” ujarnya. Penyanyi Lin, yang dijuluki “bidadari tersenyum”, telah menjadi selebriti media berkat penampilannya.
Dia mengatakan kepada koran milik negara, China Daily, bahwa dia merasa “canik” dengan mengenakan busana merah yang dia pakai selama pertunjukan pembukaan Olimpiade. Ayahnya mengatakan kepada koran tersebut bahwa putrinya telah mendapatkan fan dari seluruh Cina.
‘Tidak menyesali’
Menurut laporan media berita Cina, Yang mengatakan, dia tidak menyesali keputusan tersebut, dan mengatakan, dia puas suaranya menghiasi upacara pembukaan. Ini merupakan kisah “palsu” kedua berkaitan dengan pembukaan Olimpiade Beijing 2008 hari Jumat (8/8).
Penonton di seluruh dunia menyaksikan pertunjukkan yang memperlihatkan 29 “jejak” petasan melintasi Beijing dari selatan ke utara. Namun, seorang pejabat senior dari komite penyelenggara Olimpiade Beijing (Bocog) mengukuhkan hari Selasa bahwa penggalan adegan pertunjukkan itu telah dibuat sebelum malam pembukaan.
Rekaman pertunjukkan yang dibuat sebelumnya itu disebarkan kepada media siaran demi mendapatkan “kemudahan dan dampak teatrikal (theatrical effect), kata Wang Wei dari wakil ketua pelaksana Bocog. “Akibat jarak pandang yang terbatas, sebagian adegan yang direkam sebelumnya mungkin telah digunakan,” kata Wang dalam konferensi pers harian.(bbc)
Berita Lainnya :
- Beijing siap buka Olimpiade
- Olimpiade Beijing berakhir
- Cina perlonggar akses internet
- Olimpiade Beijing akan ’sukses’
- Beijing Batasi Mobil













Write a comment