Jurus barter Kebun Binatang Kuba
Wednesday, 20/08/2008 - 09:10 WIBRoni Muchtar - Umum
Tim petugas kebun binatang Kuba saat ini tengah sibuk menyusun daftar akhir satwa yang akan dikirim ke Venezuela. Satwa yang mungkin akan masuk daftar mencakup seekor singa, kuda nil kerdil, dan dua ekor dubuk (sejenis anjing liar), dan seekor antelop.
Yang, juga ikut masuk dalam daftar adalah seekor bayi jerapah setinggi dua meter yang dinamai Evo, dengan meminjam presiden berhaluan kiri Bolivia, Evo Morales. Sebagai penukar, Venezuela akan memasok peralatan medis yang sangat diperlukan Kuba, termasuk mikroskop elektronik, peralatan sentrifugal, dan berbagai keperluan, yang tidak terjangkau oleh anggaran bagian kedokteran hewan di kebun binatang tersebut.
Warisan Komunis
Kebun Binatang Nasional di pinggiran ibukota Havana membanggkan diri sebagai salah satu taman satwa dengan koleksi fauna Afrika terbaik di seluruh kawasan Amerika. Kelengkapan koleksi satwa itu merupakan warisan keterlibatan militer negara komunis ini di Afrika.
Pada tahun 1970-an, puluhan ribu tentara Kuba ikut mengangkat senjata dalam perang kemerdekaan di benua tersebut. Kebun binatang Havana juga memiliki catatan penangkaran satwa yang mengagumkan.
Sekitar 700 ekor zebra dan 300 singa lahir di sana, dan banyak di antaranya diekspor ke seluruh dunia. Satwa-satwa yang dibarterkan akan dikirim ke Venezuela dengan kargo udara bulan depan. Satu-satunya satwa yang merisaukan para petugas kebun binatang adalah Jerapah Evo yang baru enam bulan.
Pawangnya, Jose Manuel Hernandez mengatakan, dia sangat peka dan memerlukan perawatan seperti anak-anak.(bbc)
Berita Lainnya :
- Jurus barter Kebun Binatang Kuba
- Bocah membunuhi binatang melata
- Pelukan tenangkan simpanse
- PT Pos Luncurkan Perangko Bung Karno-Fidel Castro dan Che Guavara
- Anjing selamatkan wanita renta













Write a comment