Musik & Film
Pelarian Para Musisi
Tuesday, 26/08/2008 - 17:13 WIB - Oleh: Roni Muchtar
Dalam rangka menambah pundi-pundi uang dalam brankasnya, Snoop Dog dikabarkan akan segera meresmikan sebuah clothing line miliknya sendiri di Las Vegas, Nevada, AS. Untuk memromosikan dagangannya ini, Snoop Dog berencana akan menggunakan produknya sendiri dalam setiap event yang melibatkan dirinya. Clothing line yang diberi nama “Rich & Infamous” ini akan diluncurkan dalam sebuah showcase yang bertema Magic Fashion Trade Show, di kota yang sering disebut sebagai The Sin City itu. Beruntung bagi Snoop karena ia memiliki acara televisi sendiri, Snoop akan memanfaatkan acara reality shownya yang disiarkan saluran E!, “Father Hood”, sebagai salah satu media untuk berpromosi. Selain itu, “Rich & Infamous” juga akan dipromosikan di video klip, tur dunia, dan di CD album Snoop Dog.
Target market dari Rich & Infamous sendiri adalah pria berusia 18-35 tahun dan konsepnya adalah streetwear. Selain baju, label ini juga menyediakan berbagai aksesoris dan produk lain yang diprediksi
akan menjadi trendsetter, ungkap Variety.
Tampaknya lembaran-lembaran dollar akan semakin menggemukkan isi tabungan Snoop. Dengan album yang laku keras, lalu sekarang clothing line, ditambah tur dunia dan acara reality show miliknya sendiri, tampaknya Snoop Dog ingin mengejar 50 Cent dalam daftar artis hip-hop terkaya lansiran Forbes, tahun depan.
Lain halnya dengan musisi rock n roll, obsesi mendesain dan produksi pakaian didasari oleh motif lain. “Aku ingin membuat baju yang bakal aku pakai sendiri,” Albert Hammond Jr, gitaris The Strokes, menjelaskan ambisi barunya kepada New York Magazine. Ia mengaku bekerja sebagai desainer untuk pakaian pria, yang dijual di Los Angeles. Tidak hanya sendiri, gitaris berambut kribo ini kerja bareng stylist Ilaria Urbinati.
Hammond juga melanjutkan kalau dia lebih memilih membuat pakaian pernikahannya sendiri daripada pergi ke Men”s Wearhouse, dengan bayaran yang sama tapi terkesan out-of-date.
“Lalu setiap saat kita akan memasukkan satu buah desain dan dan memasukkan beberapa perombakan yang berbeda dari desain lama, jadi secara konstan bisa berkembang, dan terus berubah,” khayalnya tentang proyek desain baju ini. Ia juga mengatakan kalau tujuan untuk membuat garis pakaiannya tetap terlihat klasik, dengan perubahan yang tidak terlalu mencolok agar tetap bisa memberikan style baru tiap musim.







