H!NAMagazine.Com
Price List 80

Main menu:


aCeh MasterWeb

Arsip Berita


 
ANeukAceh.Com

Komentar Anda

Price List

RSS _MY Post IT

RSS _Aan Life Style

Jualan Kaos

Google Search


[H!] WEB

  • Polling

    • Laptop UMPC apa yang menjadi pilihan anda ?

      • AXIOO CMPC 30GB (3,6jt)
      • ACER Aspire One 8GB (4jt)
      • ASUS Eee PC 8G (4,6jt)
      • ZYREX Ubud 311 30Gb (4,9jt)
      • ASUS Eee PC 20GB (4,6jt)
      • HP 2133 Mini-Note 120GB (6,4jt)
      • KOHJINSHA SA5SX04BS 40GB (6,6jt)

      View Results

      Loading ... Loading ...

    ARSIP POOLING

  • Kontiki 101.2FM Banda Aceh DariNol MinaNet Cafe Shelter Event Organizer Gorengan R-K
    Streamers.Asia

    Rujak Menu Favorit Berbuka Puasa Di Aceh

    Sunday, 07/09/2008 - 10:53 WIB
    Roni Muchtar - Aceh Hari Ini

    Rujak Aceh masih menjadi menu favorit berbuka puasa bagi masyarakat di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), meski makanan yang disajikan di waralaba asing seperti KFC dan pizza di Kota Banda Aceh juga terlihat marak. “Rujak khas Aceh masih menjadi salah satu menu yang kami gemari setelah makan nasi saat berbuka puasa,” kata Citra Dewi, salah seorang warga Kelurahan Beurawe, Kota Banda Aceh, Sabtu.

    Ia menjelaskan, rujak khas Aceh itu menjadi santapan setelah selesai melaksanakan salat Tarawih, namun sebagian memang dijadikan sebagai makanan “pencuci mulut” setelah berbuka puasa pada setiap Ramadan 1429 H.

    “Rujak khas Aceh itu terdiri dari berbagai macam buah-buahan, kacang tanah, gula merah (manisan). Buah-buahan cukup baik untuk melancarkan pencernaan, namun rujak pada bulan puasa itu biasanya tidak pedas,” tambahnya.

    Senada dengan itu, remaja Aceh Farid Ova (15), menyatakan meski terkadang banyaknya menu masakan lain, seperti produk KFC dan pizza, namun rujak khas Aceh itu tidak pernah terlewati menjadi santapan istimewa setelah berbuka puasa.

    “Setiap hari, keluarga kami menyediakan rujak Aceh disamping berbagai menu berbuka lainnya. Rujak khas Aceh itu tidak pernah terlewati bagi keluarga kami setiap puasa Ramadan,” tambahnya.

    Lain halnya dengan Faisal selaku penjual rujak khas Aceh. Ia menyatakan omset dagangannya setiap hari rata-rata mencapai 40-50 bungkus/hari dengan harga jual Rp5.000/bungkus.

    “Saya berjualan rujak khas Aceh hanya pada sore hari selama puasa Ramadan,” katanya.

    Selain rujak khas Aceh, air tebu dan kelapa muda juga menjadi minuman yang cukup digemari masyarakat muslim pada setiap bulan puasa di provinsi berjuluk Serambi Mekah itu.

    Pada bulan puasa, harga kelapa muda yang dijual para pedagang saat ini naik berkisar Rp3.500-Rp4.000/butir, sementara pada hari-hari biasanya berkisar Rp2.500/butir.(ant)

    Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.

    Berita Lainnya :

    Liberty Reserve

    Write a comment





    Save Atom Stoic