Game internet korban perang
Tuesday, 30/09/2008 - 09:41 WIBRoni Muchtar - Teknologi
Sebuah yayasan kemanusiaan meluncurkan permainan internet tentang korban perang mengenai pemberian pertolongan bagi pengungsi anak anak Uganda menemukan ibunya. Palang Merah Inggris adalah yayasan pertama yang meluncurkan Permainan Realita Alternatif, ARG, yang menempatkan berbagai petunjuk pada sejumlah situs internet. Jejak Harapan bertujuan mengajak orang bermain dalam game persaingan gaya pencarian harta dan ketrampilan penyelidikan. Permainan tersebut terjadi di Uganda utara, dimana pemberontakan selama 20 tahun membuat dua juta orang mengungsi. Begitu tiba di sebuah kam pengungsian “Kota Harapan”, Joseph yang berusia 16 tahun mempunyai waktu 24 jam untuk menemukan petugas Palang Merah yang kemungkinan memiliki informasi tentang ibunya.
Palang Merah bekerja untuk menggabungkan keluarga yang terpisah karena konflik. Setelah menyatakan diri ingin ikut dalam game tersebut para pemain harus menunggu Joseph menghubungi mereka guna memberitahu informasi tentang keadaannya. Perancang permainan mengatakan mereka menempatkan petunjuk dan jalan keluar di internet untuk mengaburkan batas antara permainan dan dunia nyata.
Para pemain masuk ke situs internet untuk membantu Joseph. Permainan ini ditulis salah satu pembuat seri permainan online terbesar Inggris, KateModern.(bbc.uk)
foto: bbc.uk
Berita Lainnya :
- Michael Bay Angkat “Ouija” ke Layar Lebar
- Cina perlonggar akses internet
- Protes atas sensor internet
- Palang Merah Jepang Serahkan 2 Bus Bantuan
- Manchester United gilas Aston Villa 4-0











Write a comment