Olahraga

Syamsul Anwar: Chris Harus Hilangkan Trauma

Saturday, 08/08/2009 - 06:25 WIB - Oleh: Aldie Alfian

Jakarta  – Pengamat tinju profesional Syamsul Anwar Harahap mengatakan, Chris Jhon harus bisa menghilangkan trauma sakit pernapasan yang dialaminya untuk mempertahankan sabuk juara kelas bulu (57,1 kg) melawan Rocky Juarez di Los Angeles, AS pada 19 September mendatang.

“Jika dapat menghilangkan trauma tersebut, saya optimistis Chris Jhon mampu mempertahankan sabuk juara kelas bulu yang ke 12 itu. Dengan catatan, mulai sekarang sudah melakukan latihan seoptimal mungkin dibawah pengalawan pelatih Craig Christian di Australia,” kata Syamsul di Jakarta, Jumat.

Chris tampil dalam partai tambahan dalam pertarungan ulang yang kedua lawan petinju tuan rumah AS Rocky Juarez.

Agar pertarungannya memiliki nilai jual, Syamsul menegaskan bahwa Chris harus meningkatkan penampilannya agar memiliki pukulan keras yang mematikan (killing punch) seperti yang dimiliki Elias Pical.

“Petinju yang tidak memiliki killing punch akan sulit mendapatkan nilai jual. Sementara dari 11 pertarungan sebelumnya, Chris tidak pernah menang KO,” kata Syamsul yang juga mantan petinju itu.

Hal itu menurut Syamsul membuat promotor Oscar De La Hoya tidak pernah memasang Chris Jhon dalam pertarungan utama saat menggelar pertarungan tinju profesional.

Bahkan pihak Chris John sempat diminta mencari biaya sendiri dengan menjual tiket pertarungan saat akan menghadapi Rocky Juarez dalam pertarungan ulang Juni lalu yang batal karena Chris jatuh sakit.

Namun Syamsul optimistis bahwa Chris Jhon masih memiliki kesempatan untuk mempertajam pukulannya, dan sekaligus berpeluang untuk naik satu tingkat ke kelas menengah ringan.

“Bobot bertambah, maka pukulannya akan bertambah pula. Semua itu harus ditempuh Chris Jhon agar nilai jualnya bisa meningkat,” katanya menambahkan.

Sumber : ANTARA.CO.ID

+ Index

+ Index

+ Index

+ Index