Aceh Hari Ini

Ribuan Orang Minta Napol/Tapol Aceh Dibebaskan

Monday, 08/02/2010 - 16:57 WIB - Oleh: Roni Muchtar

Ribuan warga dari beberapa daerah di Aceh menggelar aksi dan menyampaikan petisi dukungan kepada pemerintahan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Wakil Gubernur Muhammad Nazar di Kantor Gubernur di Banda Aceh, Senin (8/2/2010). Petisi tersebut berisi dukungan untuk terus melanjutkan pemerintahan dan menjaga perdamaian Aceh. Selain itu juga agar pemerintah segera menyelesaikan apa yang belum sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Massa yang didominasi kaum perempuan itu juga meminta agar tahanan politik (tapol) dan narapidana politik (napol) yang masih ditahan segera dibebaskan. Di Kantor Gubernur, massa ditemui oleh Sekda Provinsi Aceh Husni Bahri TOB yang menerima setangkai bunga dari perwakilan perempuan itu sebagai bentuk kecintaan mereka kepada Gubernur.

Seusai menggelar aksi damai di Kantor Gubernur, mereka menuju Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dengan berjalan kaki sehingga memacetkan ruas jalan T Nyak Arief.

Di Gedung Dewan, massa kembali berorasi memberikan dukungan kepada pemerintahan Irwandi-Nazar yang sudah berjalan selama tiga tahun sejak dilantik pada 8 Februari 2007.

Koordinator aksi, Nurmasyitah Ali, dalam orasinya mengatakan, pemerintahan Irwandi-Nazar sudah melakukan banyak hal untuk Aceh yang tidak pernah dilakukan oleh gubernur terdahulu, seperti memberikan beasiswa untuk anak yatim, membangun rumah dhuafa, dan memberikan dana untuk desa.

Dia juga mengklaim, sekitar 29.000 orang dari beberapa daerah di Aceh ikut dalam aksi dukungan tersebut, melebihi perkiraan semula yang diperkirakan sebanyak 20.000 orang.

Di Gedung DPRA mereka bertemu beberapa anggota Dewan dari Partai Aceh, di antaranya Adnan Beuransyah, Ridwan Abubakar, dan Adli Tjalok.

Para anggota Dewan itu juga menyatakan akan mendukung pemerintahan Irwandi-Nazar untuk membangun Aceh lebih baik. Seusai berorasi, aksi dukungan itu ditutup dengan doa yang dipimpin Ridwan Abubakar dan massa langsung membubarkan diri. Dilaporkan, ribuan warga propemerintahan Irwandi-Nazar itu akan segera kembali ke daerah masing-masing seusai aksi.

Sumber: KOMPAS

+ Index

+ Index

+ Index

+ Index