Internet
Icon+ Naikkan Bandwidth Internet di Sumatera
Friday, 19/03/2010 - 08:47 WIB - Oleh: Roni Muchtar
PT Indonesia Comnets Plus (Icon+) telah memperluas jaringan backbone yang dimilikinya ke Sumatera. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan bandwidth. Di Sumatera, Icon+ yang menjalankan bisnis managed services (layanan terkelola) menggunakan teknologi Nokia Siemens Networks menerapkan dan mengelola jaringan yang dibangun dengan platform jaringan optik dense wavelength division multiplexing (DWDM) hiT 7300.
Seperti diketahui, Icon+ merupakan anak perusahaan dari PT PLN dan saat ini mengoperasikan jaringan backbone, termasuk layanan backhaul mobile, di seluruh pulau Jawa dan Bali, Indonesia.
“Kami memilih teknologi NSN untuk jaringan backbone kami di Sumatera untuk memastikan bahwa kami memiliki platform jaringan optik yang dapat dengan cepat meningkatkan kapasitas bandwidth dalam jangka panjang,” kata Muljo Adji AG, Direktur Utama ICON+, pada keterangannya, 19 Maret 2010.
“Selain itu, kami berharap bahwa solusi managed services ini dapat menghemat pengeluaran kami melalui peningkatan efisiensi operasional,” kata Muljo.
Berdasarkan kontrak managed services ini, Nokia Siemens Networks akan menyediakan layanan pemeliharaan yang bersifat pencegahan dan perbaikan untuk backbone serat optik Icon+ yang panjangnya mencapai 3.600 kilometer di seluruh Sumatera.
Penggelaran DWDM yang dilakukan oleh Nokia Siemens Networks telah dimulai pada Januari 2010 dan diharapkan akan selesai pada bulan April 2010, yang mencakup hampir seluruh Sumatera. Adapun Icon+ sendiri berencana untuk melanjutkan ekspansinya di Sumatera hingga mencakup Aceh pada akhir tahun ini.
Kontrak dengan Icon+ merupakan tambahan terhadap lebih dari 230 kontrak managed services Nokia Siemens Networks untuk jaringan bergerak dan tetap di seluruh dunia, yang secara global melayani lebih dari 300 juta pelanggan. Adapun Icon+ sendiri melayani lebih dari 296 pelanggan di industri kunci seperti telekomunikasi, perbankan, jasa keuangan dan manufaktur.
Sumber: vivanews







