Aceh Hari Ini

Pemilik Senjata Perampok Medan Asal Aceh

Tuesday, 24/08/2010 - 08:43 WIB - Oleh: Roni Muchtar

Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Senin (23/8/2010),  menangkap satu orang yang diduga terlibat perampokan hingga menewaskan anggota Brimob Brigadir (Anumerta) Imannuel Simanjuntak di Bank CIMB Niaga, Jalan Aksara Medan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Baharuddin Djafar, Senin malam, menjelaskan, pria berinisial MRA (25) itu adalah warga Aceh yang menetap di Marelan, dan bekerja mocok-mocok (kerja serabutan).

MRA dibekuk petugas ketika sedang santai dengan temannya, Senin pukul 13.00 WIB. Saat itu, dia berada di suatu rumah milik temannya di kawasan Kabupaten Deli Serdang. Namun, seorang temannya yang ikut bersama MRA ke rumah tersebut berhasil meloloskan diri, dan kini masih dalam buruan petugas.

“Identitasnya sudah kami ketahui. Kami masih terus melakukan pengejaran,”  ujarnya.

Baharuddin Djafar menegaskan, MRA ditangkap karena menyewakan senjata api untuk aksi kejahatan. Selain itu, dia diduga terlibat perampokan bersenjata di Langsa, Aceh Timur, tahun 2000. Karena itu, dia masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda NAD.

Pria itu juga pernah terlibat perampokan bersenjata di kawasan Marelan Medan, tahun 2009, bersama dua rekannya. Dia berhasil lolos tapi dua kawannya tertangkap dan disita satu pucuk senjata laras panjang jenis SS1.

Menurut Baharuddin Djafar, berdasarkan pengakuan kedua rekannya yang tertangkap, senjata tersebut disewa dari MRA. Kuat dugaan, senjata AK 47 yang digunakan perampok saat beraksi di Bank CIMB Niaga Cabang Aksara Medan, juga berasal dari MRA.

“Tersangka diduga kerap menyewakan senjata laras panjang kepada kawanan perampok. Hal itu berdasarkan pengakuan teman pelaku di Marelan yang tertangkap. Karena itu, senjata yang digunakan perampok Bank CIMB Niaga berasal dari MRA,” beber Baharuddin.

Sumber: KOMPAS

+ Index

+ Index

+ Index

+ Index