Sains

Kontainer Solar Panel Siap Terangi Perdesaan

Wednesday, 30/03/2011 - 15:00 WIB - Oleh: [H!]Magazine

PANASONIC Gobel Indonesia meluncurkan modul solar yang dipasang di kontainer. Modul solar ini dipakai untuk menghidupkan berbagai alat elektronik rumah tangga di perdesaan. Kontainer solar panel ini dilengkapi 18 HIT modul solar Sanyo, dan 48 baterai yang mampu menghasilkan daya hingga rata-rata 6 Kwh setiap harinya.

”Inovasi kontainer solar panel ini bertujuan memenuhi kebutuhan energi di perdesaan maupun daerah yang belum memiliki akses listrik. Sistem ini menyediakan integrasi penciptaan, penyimpanan, penghematan energi alternatif, dan produk hemat energi,” jelas Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia Ichiro Suganuma di Jakarta, Rabu (30/3).

HIT modul solar pada kontainer yang dikembangkan SANYO Electric Co, Ltd ini memiliki struktur unik,yaitu kombinasi kristal silikon tipis. Dan terkenal di industri tenaga surya untuk efisiensi konversi tinggi dan karakteristik suhu yang baik. Sistem kerjanya semakin baik pada saat temperatur meningkat.

”Solar energi biasa digunakan pada sistem jaringan terkoneksi, ramah lingkungan. Dan sebagai solusi untuk menghidupkan baterai pada out door areas terutama pada daerah tropis,” imbuh Dr Hiroyuki Kuriyama, Presiden Divisi Sistem Energi dan Penjualan HQ SANYO Asia.

Fungsi kontainer panel ini untuk menyediakan energi listrik pada fasilitas kesehatan,pendidikan,komunikasi dan toko retail. Teknologi di dalamnya dapat membangkitkan listrik secara mandiri menyesuaikan kebutuhan, waktu, musim, dan mampu menyediakan energi listrik setiap hari sepanjang tahun.

Untuk 5 panel sistem solar yang didukung 5-6 baterai bisa menghasilkan daya listrik 1 KW untuk 2-3 hari. Namun semua itu sangat tergantung dengan kondisi matahari.

Ichiro menambahkan, sistem panel tersebut bisa digunakan pada daerah yang tertimpa bencana. Pada umumnya daerah yang terkena bencana mengalami krisis listrik karena jaringan listrik rusak.

Modul solar tersebut mampu mendukung 19 juta rumah tangga di Indonesia yang belum mendapatkan aliran listrik.

Sumber: MediaIndonesia.com

+ Index

+ Index

+ Index

+ Index