Sepakbola
Atjeh United Menang Dramatis
Sunday, 01/05/2011 - 10:50 WIB - Oleh: [H!]Magazine
BANDA ACEH – Atjeh United berhasil mengamankan poin penuh setelah mengalahkan Bogor Raya dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) musim 2011 di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Sabtu (30/4) petang.
Kemenangan ‘Laskar Gajah Putih’ ini tergolong dramatis karena gol terjadi pada masa injury-time tepatnya menit 90+3 lewat jasa Safruddin, dalam kondisi tuan rumah terpaksa bertarung dengan sembilan pemain. Ya, dalam pertandingan yang dipimpin Wasit Markus Wanner dari Jerman kemarin, tiga kartu merah melayang ke udara. Dua kartu merah tersebut masing-masing diberikan kepada pemain Atjeh United, yakni kapten Pierre Njanka di menit 79 karena melakukan protes wasit secara keras dan playmaker Alain Nkong juga dengan kesalahan yang sama. Sedangkan satu kartu merah lagi diterima pemain Bogor Raya, Diego Ivan Bogado saat laga memasuki masa injury time. Pelanggaran kapten Bogor Raya ini pula yang menjadi awal mula gol kubu tuan rumah. Sebab, umpan tendangan bebas ke mulut gawang Bogor berhasil dituntaskan Safruddin ke gawang tim tamu. Tidak lama berselang, wasit pun meniup pluit panjang tanda pertandingan usai.
Asisten Pelatih Bogor Raya, Abduh Sobur dalam konferensi pers mengatakan, pihaknya merasa kecewa dengan permainan anak asuhnya yang tidak bisa memanfaatkan dua kartu merah yang diterima pemain Atjeh United. Di sisi lain, dia juga menilai, wasit terlalu gegabah dalam mengambil keputusan di lapangan. “Wasit terlalu cepat mengeluarkan kartu. Misalnya, ketika pemain kami kena sikut, malah mendapat kartu kuning,” keluhnya. Sementara itu, Pelatih Atjeh United, Lionel Charbonnier yang diterjemahkan Asisten Pelatih Ebang Portfait menyatakan, pihaknya sangat senang dengan kemenangan ini. Hanya ada kekecewaan terhadap sikap kedua pemainnya yang memprotes wasit secara berlebihan hingga dikeluarkan. Padahal dari awal pertandingan sudah diingatkan supaya tidak memprotes wasit asal Jerman itu apapun yang terjadi.
“Kalau mendapat kartu merah saat bermain atau berduel itu tidak masalah. Tapi, kalau sudah dapat satu kuning lalu protes terus, ini merugikan tim dan rusaknya permainan di lapangan bila sampai dia dikeluarkan. Penonton yang selama ini mulai mendukung kita bisa marah bila melihat keadaan seperti itu. Makanya, dia (Alain Nkong-red) harus berani minta maaf atas sikapnya di lapangan. Kemenangan ini semoga menjadi modal untuk menghadapi laga kandang ke Minangkabau FC,” ujar Lionel yang sempat memarahi Njangka dan Nkong usai diusir wasit.
Sumber: SerambiNews.com







