Nasional
Kedatangan Wisman Capai 598 Ribu
Monday, 02/05/2011 - 19:52 WIB - Oleh: [H!]Magazine
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia pada Maret 2011 mencapai 598,1 ribu orang atau naik tipis 0,64 persen dibandingkan Maret 2010 sebanyak 594,2 ribu orang.
“Apabila dibandingkan dengan Februari 2011, jumlah wisman Maret 2011 naik 5,28 persen,” ujar Kepala BPS Rusman Heriawan di Jakarta, Senin (2/5).
Ia menjelaskan jumlah wisman ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai pada Maret 2011 naik 5,97 persen dibandingkan Maret 2010, yaitu dari 191,1 ribu orang menjadi 202,5 ribu orang pada Maret 2011.
“Dibandingkan Februari 2011, jumlah wisman ke Bali mengalami sedikit kenaikan sebesar 0,54 persen,” ujarnya.
Secara kumulatif pada Januari?Maret 2011, jumlah wisman mencapai 1,71 juta orang atau naik 6,44 persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama di 2010 sebanyak 1,61 juta orang.
Kenaikan jumlah wisman ini terjadi pada sebagian besar pintu masuk utama dengan kenaikan tertinggi terjadi di Bandara Sepinggan, Balikpapan sebesar 73,82 persen diikuti Bandara Husein Sastranegara, Bandung sebesar 33,22 persen.
“Peningkatan jumlah wisman pada triwulan pertama ini merupakan sinyalemen yang baik dan diharapkan pada bulan-bulan mendatang, jumlah kunjungan wisman dapat meningkat,” ujarnya.
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 20 provinsi pada Maret 2011 mencapai rata-rata 51,95 persen, atau naik 2,09 poin dibanding TPK Maret 2010 sebesar 49,86 persen.
“Begitu pula apabila dibandingkan TPK hotel Februari 2011, TPK hotel berbintang pada Maret 2011 mengalami kenaikan 0,61 poin,” ujar Rusman.
Pada Maret, TPK tertinggi tercatat di Sulawesi Tengah sebesar 75,07 persen dan terendah di Kalimantan Barat 39,79 persen.
Sementara, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di 20 provinsi selama Maret 2011 adalah 2,11 hari atau turun 0,06 hari dibanding keadaan Maret 2010.
“Jika dirinci menurut provinsi tercatat lama rata-rata menginap tamu tertinggi pada provinsi Bali yaitu 3,59 hari diikuti Nusa Tenggara Barat 2,47 hari,” ujarnya.
Sumber: MediaIndonesia.com







