Sepakbola

Aceh Menang Telak

Wednesday, 11/05/2011 - 09:18 WIB - Oleh: [H!]Magazine

DARWIN – Tim sepakbola Aceh meraih hasil manis dalam laga kedua Grup B Arafura Games 2011 di Darwin Football Stadium, Selasa (10/5) petang. Melawan Northern Territory (Ntis) dalam tarung yang sebelumnya dilabelkan ujicoba, pasukan Tanah Rencong menang telak 4-1. Hasil ini melambungkan ‘Laskar Iskandar Muda’ untuk sementara memimpin Pool B bersama Macau, Cina dengan sama-sama meraup 4 poin. Macau sendiri mencukur habis Borroloola, Australia marka 10-1 di laga kedua.

Masuknya Ntis sebagai kontestan Grup B memang sangat dadakan. Pasalnya, keputusan tersebut baru dipastikan pada Selasa pagi. Menurut penuturan Football Coordinator, Daymon, status Ntis yang sebelumnya ditunjuk sebagai sparring partner, atas kesepakatan bersama akhirnya ditetapkan menjadi anggota Pool B, menggantikan Trengganu, Malaysia. “Masuknya Ntis secara otomatis membuat jadwal pertandingan di Grup B kembali normal seperti semula,” jelasnya.

Wartawan Serambi, Saifullah langsung dari Darwin melaporkan, pertandingan Aceh kontra Ntis berjalan berat sebelah. Pasukan Tanah Rencong yang tetap setia turun dengan formasi menyerang 4-3-3, menguasai hampir sepanjang pertandingan. Dimotori trio Syahru Ramadhan-Sosiawan-Bagus Penara Amru yang mengomandoi lapangan tengah, kubu Serambi Mekkah dengan tenang mendikte permainan. Tak pelak, suplai bola untuk trio striker Dian Ardiansyah-M Jamil Khairi-Rizki Ramadhani mengalir deras dari lini tengah. Sayang, terburu-burunya penyelesaian akhir mengakibatkan sederet peluang matang yang didapat terbuang percuma.

Ironisnya, pada menit ke-25 justru kubu Aceh dikejutkan oleh gol Ntis lewat kaki Billy. Lewat skema serangan balik cepat, gebrakan sang tuan rumah sukses menembus kuartet defender Tanah Rencong yang digalang Riki Rinaldi Daud, Imam Arief Munandar, Agung Putra Perdana, serta Ramadhana. Akibatnya, gawang ‘Laskar Iskandar Muda’ yang dijaga ketat Mursal pun bergetar.

Namun, tertinggal satu gol tak mematahkan semangat pasukan Kennedi. Justru sebaliknya, anak-anak Aceh kian tertantang untuk segera memburu kemenangan. Suntikan semangat tanpa henti dari puluhan ofisial semisal Wakil Bupati Aceh Besar Anwar Ahmad, Wabup Pidie Jaya M Yusuf, Chief de Missions Nuzuli MS, Wakil Ketua KPA Pusat Kamaruddin Abubakar (Abu Razak), anggota DPRA Tgk Harun, Sekum Persiraja Atqia Abubakar, Manajer PSSB Bireuen M Zaini Yusuf, Lukfandi, Ridwan Jamil, Zahirsyah Oemardy, dan para ofisial lainnya memantik spirit tempur Syahru Ramadhan dkk.

Alhasil, dalam tempo sembilan menit atau tepatnya di menit ke-34, Aceh mampu menyamakan kedudukan lewat sundulan Riki Daud memanfaatkan umpan sepak pojok Dian Ardiansyah. sukses menyamakan skor makin membakar semangat pasukan Tanah Rencong. Hasilnya, cuma selang dua menit kemudian Aceh berbalik memimpin 2-1 berkat sumbangan gol M Jamil Khairi. Marka ini menutup babak pertama.

Di babak kedua, tensi permainan tak banyak berubah. ‘Laskar Iskandar Muda’ yang memang tampil dominan tetap memegang kendali serangan. Masuknya pemain baru seperti Juandi, Mulizal, plus M Jamil Iskandar kian mengencangkan laju tekanan pasukan Bumi Serambi Mekkah. Tak pelak, pasukan Kennedi pun panen peluang karena berkali-kali bisa memporak-porandakan pertahanan Ntis. Derasnya tekanan anak-anak Tanah Rencong membuat gol tambahan itu tinggal menunggu waktu saja untuk lahir.

Dan penantian tersebut terpenuhi pada menit ke-54, lagi-lagi lewat kaki M Jamil Khairi. Pesta gol ‘Laskar Iskandar Muda’ ditutup lewat tendangan indah sang kapten Syahru Ramadhan di menit ke-59. Menjadi eksekutor tendangan bebas, Syahru dengan tenang menempatkan si kulit bundar di pojok kanan gawang Ntis via banana kick-nya. Kedudukan 4-1 untuk kemenangan Aceh tersebut mengakhiri pertandingan.

Bonus
Keberhasilan Dian Ardiansyah dkk membungkam tuan rumah Ntis disambut antusias jajaran ofisial Aceh. Tindak lanjutnya, guyuran bonus pun menyirami Sosiawan Cs. Seperti dibeberkan Manajer Tim Kennedi, puluhan juta bonus yang merupakan hasil patungan para ofisial telah disiapkan untuk pemain. “Tapi, bonus ini baru akan diberikan saat pemain tiba di Jakarta. Karena, harga barang di Darwin sangat mahal, sayang anak-anak kalau membelanjakannya di sini,” demikian Kennedi.

Sumber: SerambiNews.com

+ Index

+ Index

+ Index

+ Index