Sepakbola

Persiraja 2 vs 1 Gresik United

Friday, 13/05/2011 - 11:19 WIB - Oleh: [H!]Magazine

Pemain Persiraja sedang berfoto bersama sebelum pertandingan melawan Gresik United di Grup A dalam kompetisi babak delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia musim 2010/2011 di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Kamis (12/5) malam. Pertandingan ini dimenangkan Persiraja dengan skor 2-1. SERAMBI/MUHAMMAD HADI

JAYAPURA – Persiraja yang menghuni Grup A berhasil mengamankan poin penuh saat membungkam Gresik United, Jawa Timur, dengan skor 2-1 dalam penampilan perdana di babak delapan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2010/2011 di Stadion Mandala, Jayapura, Papua, Kamis (12/5) malam atau Pukul 19.00 WIB.

Kemenangan ini menjadi modal awal bagi pasukan Herry Kiswanto dalam melakoni dua partai selanjutnya melawan Persiram Raja Ampat, Papua Barat, Sabtu (14/5) malam dan Persidafon Dafonsoro, Jayapura, Papua, Selasa (17/5) petang. Demikian laporan Wartawan Serambi, Muhammad Hadi dari Jayapura, Papua, tadi malam.

Hasil dari pertandingan ini membuat tim yang dimanajeri Adly Tjalok berada diurutan kedua klasemen sementara Grup A. Sebab, posisi pertama dikuasai Persidafon menang atas Persiram dalam derby Papua dengan skor 3-1 dalam partai pertama, Kamis (12/5) petang.

Tampil dengan formasi 4-4-2 kemarin, membuat tim besutan Herry Kiswanto langsung memilih menekan. Apalagi, penonton di stadion sepertinya lebih memihak kepada Laskar Rencong dan dukungan ini sangat menguntungkan Andria dkk.

Ini terbukti yel yel penonton dengan teriakan Aceh, Aceh, Aceh hingga meluncur dari mulut orang Papua kata-kata GAM, GAM, GAM (Gerakan Aceh Merdeka-red). Teriakan ini mungkin merasa senasib dengan Aceh di ujung Barat dan Papua di ujung Timur yang sama-sama pernah memberontak kepada Republik.

Ternyata dukungan ini sangat mempengaruhi motivasi Fahrizal Dillah dkk. Ini terlihat dari gol pertama yang tercipta di menit 17 melalui Diallo Abdulaye Djibril. Gol bermula dari tendangan pojok oleh Andria ke arah gawang Laskar Joko Samudro (julukan Gresik).

Kemelut yang terjadi membuat bola jatuh ke kaki Abdul Musawir dan mengarahkan bola kepada Andria. Pemain yang dipanggil si Ateng itu langsung memberi umpan ke arah gawang. Tapi akibat kurang komunikasi antarpemain dengan kiper Gresik membuat bola justru meluncur ke tiang gawang hingga memantul kedepan yang langsung dicocor oleh Djibril yang gagal dihentikan Wawan Hariono dibawah mistar.

Meski Persiraja punya peluang untuk menambah gol menit 21 melalui sundulan Cristian Bekatal setelah umpan Mukhlis Nakata. Namun, sendulan Bekatal justru jatuh dalam pelukan kiper Gresik. Namun, awak Gresik yang berusaha bangkit berhasil membalas melalui gol Heri Purnomo di menit 31.

Gol bermula dari tendangan sudut ke arah gawang yang dibuang oleh kiper Persiraja Yudha Andika kedepan. Tapi malapetaka menimpa Lantak Laju setelah bola yang jatuh ke kaki Heri Purnomo langsung diteruskan dengan tendangan datar ke arah gawang yang gagal dihentikan Yudha. Bahkan Uston Nawawi hampir menambah gol Gresik setelah tendangannya membentur tiang atas Persiraja di menit 37. Keseimbangan ini bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Persiraja yang mendapat instruksi dari juru racik Herry Kiswanto untuk menyerang hampir menambah gol mellaui Bekatal di menit 65. Tapi sundulan Bekatal setelah menerima umpan Abdul Musawir justru berhasil dibuang kiper Gresik ke atas gawang.

Tanpa kenal menyerah akhirnya gol penentuan lahir melalui Bekatal lahir di menit 69. Gol pemain asal Kamerun ini bermula dari umpan kerjasama dengan pemain pengganti Nanda Lubis di sayap kanan. Bekatal yang menguasai bola di luar kotak 16 melepaskan tendangan keras yang meluncur ke sudut atas kanan gawang Gresik United.

Ketinggalan ini memaksa awak Gresik United berusaha membalas lewat pemain pengganti JA Paredes B. Meski punya sejumlah peluang yang membahayakan, tapi pasukan Sanusi Rachman gagal membalas. Bahkan Persiraja hampir menambah koleksi gol lewat tendangan jarak jauh Mukhlis Nakata usai menerima umpan Andria, tapi tendangan pemain Aceh Besar yang mengecoh kiper Gresik ini membentur tiang atas gawang.

Akhirnya marka 2-1 bertahan hingga Wasit Nazamuddin Aspiran dari Balikpapan, Kalimantan Timur mengakhiri pertandingan. Pelatih Gresik United, Sanusi Rachman kepada Serambi tadi malam mengatakan, kedua tim bermain sangat bagus dan saling menyerang dengan kolektivitas dan wasit pun memimpin dengan bagus. Mungkin lebih beruntung dalam pertandingan ini dengan meraih kemenangan perdana.

“Tapi kami juga punya beberapa peluang, namun tidak menjadi gol. Untuk dua pertandingan selanjutnya kami akan mempersiapkan tim secara baik demi meraih kemenangan,” ujar Sanusi Rachman.

Sedangkan Pelatih Persiraja Herry Kiswanto mengatakan, kemenangan ini merupakan kunci pertama yang telah ditampilkan anak-anak dan membuka peluang untuk partai selanjutnya. “Namun, masih ada beberapa pertandingan yang harus menjadi fokus kita supaya bisa mengulang kemenangan yang sama untuk selanjutnya agar misi kita di babak delapan besar bisa tercapai,” ungkap pria yang disapa Kang Herry.

Manajer Persiraja, Adly Tjalok mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Aceh selama ini terhadap para pemain. Pihaknya berharap doa dari masyarakat supaya Persiraja bisa menang dalam dua pertandingan selanjutnya dan bisa lolos ke Liga Super Indonesia.

Susunan Pemain
Persiraja – Yudha Andika, Tong Mayega Elly Maurel, Irwanto, Mukhlis Nakata, Andria, Azhari, Qadar Usman, Diallo Abdulyade Djibril, Abdul Musawir/Safri Umri, Cristian Bekatal, Fahrizal Dillah/Nanda Lubis.

Gresik United – Wawan Hariono, Lan Bastian Balatas Tahamada, Agustiar Batubara, Anderson Alexando Ferreira Dos SantosFadly Sanusi, Uston Nawawi, Luis Alejandro Pena Sanhueza, M Arufin/Aulia Tri Hartanto, M Riski Mirzamah/Basuki, M Andik Andiansyah/ J.A Paredes B, Heri Purnomo.

Sumber: SerambiNews.com

+ Index

+ Index

+ Index

+ Index