Sepakbola
Persiraja Mundur di Piala Gubernur
Wednesday, 15/06/2011 - 10:37 WIB - Oleh: [H!]Magazine
BANDA ACEH – Persiraja resmi mundur dari keikutsertaannya dalam turnamen sepakbola internasional yang memperebutkan Piala Gubernur Aceh II berdasarkan informasi terbaru, Selasa (14/6). Tapi pecinta sepakbola Tanah Rencong tak perlu kecewa mengingat Atjeh Selection akan menjadi tim baru sebagai pengganti Persiraja dalam turnamen yang bergulir 23 Juni hingga 3 Juli mendatang.
Padahal sebelumnya Persiraja yang akan mendapat bantuan dana dari panitia sudah menyatakan kesiapannya untuk ikut tampil bersama tujuh tim nasional dan internasional lainnya. Seperti diketahui sudah ada tujuh tim yang memastikan diri ikut, yaitu Semen Padang, Pelita Jaya, Persiba Bantul Yogyakarta, Keudah FC Malaysia, Perak FC Malaysia, Burriram FC Thailand dan Thai Port FC Thailand.
Demikian informasi yang diperoleh Serambi kemarin, dari Penasehat Panitia, M Zaini Yusuf yang sekaligus penyandang dana Atjeh Selection. Tim ini, menurut Zaini, akan dimanajeri Mahdi Olo dengan Pelatih Anwar dan Asisten Pelatih Salman. Alasan tidak berpartisipasinya Persiraja dalam turnamen ini mengingat sulitnya mengumpulkan pemain yang sudah pulang ke kampung masing-masing dan waktu yang sudah cukup singkat mempersiapkan tim.
“Bila persiapan kurang dan pemain sulit dikumpulkan bisa memperburuk citra Persiraja sebagai runner up Divisi Utama musim 2010/2011. Bahkan Pelatih Persiraja Herry Kiswanto tak ingin mengecewakan pendukungnya bila Persiraja tidak tampil memuaskan dalam turnamen ini akibat kurang persiapan dan pemain,” ujar Zaini menirukan alasan Herry Kiswanto tidak ikut memimpin Persiraja dalam turnamen ini.
Tapi sebagai penggantinya, kata Zaini, tim Atjeh Selection akan mewakili Tanah Rencong dalam turnamen berhadiah total Rp 270 Juta. Sedangkan pemain yang direkrut berasal dari klub Persiraja, PSAP, PSSB, PSLS dan sejumlah pemain lain yang dianggap mampu memperkuat Atjeh Selection. Para pemain ini akan dikumpulkan dan dilatih supaya bisa membela nama Aceh dalam turnamen berskala internasional ini. “Kita berharap tim ini nantinya bisa mewakili Aceh dalam turnamen tersebut. Harus segera mempersiapkan tim ini walaupun waktunya sangat singkat,” ujar Zaini.
Sedangkan Anwar yang dihubungi secara terpisah oleh Serambi kemarin membenarkan dirinya sudah diminta untuk menjadi Pelatih Atjeh Selection. Tapi dirinya mengatakan tidak bisa langsung mengambil keputusan sepihak untuk menerimanya. Masalah ini akan dibicarakan lagi dengan Manajemen PSAP Sigli mengingat dirinya masih terikat sebagai pelatih. “Karena diminta untuk membantu menangani tim Atjeh Selection, ya saya pun siap membantu walaupun waktu pertandingan yang sudah sangat dekat dan pemain harus dikumpulkan lagi. Tapi saya akan tunggu keputusan Manajemen PSAP dulu,” ujar Anwar.
Sumber: SerambiNews.com







