Aceh Hari Ini
Gerakan Wirausaha Aceh Dideklarasikan
Thursday, 30/06/2011 - 08:21 WIB - Oleh: [H!]Magazine
BANDA ACEH – Pelaku dunia usaha di Aceh, Senin (28/6), mendeklarasikan berdirinya Gerakan Wirausaha Aceh (Gwach) sebagai langkah awal dimulainya kebangkitan sektor perekonomian di Aceh. Salah satu poin dari deklarasi tersebut, Gwach bertekad melahirkan 10 ribu pengusaha dengan target menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat dari berbagai sektor usaha.
Acara deklarasi berlangsung di Rumah Makan Ayam Lepaas, Lamnyong, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, ditandai dengan memecahkan tiga buah tembikar yang disimbolkan dengan ‘kemalasan’, ‘kebodohan’, dan ‘keputusasaan’.
Hadir juga dalam acara ini pengusaha nasional Wildi Istimror, Suparno STP (pendiri Ayam Lepaas) dan juga Sekretaris JPMI Aceh, Azmi Fajri Usman. Acara yang gelar bersamaan dengan diskusi seputar trik dan tips menjadi pengusaha ini menyedot perhatian masyarakat umum dan para undangan.
Menurut Wildi Imror, dalam diskusi bertema ‘8 Rahasia Jitu Cepat Kaya, Saatnya Lepaas’ menjadi seorang pengusaha satu hal yang mudah dijalani asal ada kemauan dan berani mengambil resiko. “Kalau sudah berniat terjun dalam usaha, jangan pikirkan untung ruginya. Lakukan saja apa yang bisa anda lakukan,” ujarnya.
Dia sebutkan, membangun sebuah usaha dibutuhkan tekad optimis dan pikiran positif. Tanpa dilandasi dengan kedua hal ini, maka setiap usaha yang dibangun akan sulit berkembang. Hal yang sama juga diungkapkan Suparno, pendiri rumah makan Ayam Lepaas. Menurutnya berbinis ibarat mengarungi lauatan luas. Karena itu, kata dia, membangun bisnis dengan resiko bisnis adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
Sekretaris JPMI Aceh, Azmi Fajri Usman, mengatakan, Gwach didirikan untuk mengubah paradigma berpikir, bahwa dengan menjadi pengusaha (berwirausaha), maka akan tercipta kemandirian secara finanisial. Gwach juga bertekad akan melahirkan 10 ribu pengusaha Aceh. “Dari semangat Gwach ini, kita targetkan pembangunan Aceh ke depan tidak lagi tergantung pada APBA,” ujarnya.
Acara deklaras dirangkai dengan pemberian modal usaha kepada empat undangan terpilih sebesar Rp 400 ribu per orang. Modal usaha juga diberikan kepada peserta pemenang lomba menulis essay ‘Aku Ingin Menjadi Pengusaha’ dan lomba mewarnai.
Sumber: SerambiNews.com







