Aceh Hari Ini

Sepatu Lokal Mulai Kuasai Pasar

Monday, 04/07/2011 - 08:51 WIB - Oleh: [H!]Magazine

BANDA ACEH – Masyarakat mungkin mengira bahwa berbagai sepatu yang dijual di kaki lima Banda Aceh merupakan produk luar yang dipasok dari Medan dan Pulau Jawa. Namun nyatanya, sebagian besar sepatu itu merupakan produk lokal yang diproduksi di Desa Lampaseh, Banda Aceh.

Kegiatan produksi tersebut mulai berjalan sejak setahun lalu, seperti sepatu pantofel, pansus, boot, jenggel, sandal, tali pinggang, hingga dompet, yang sebagian besarnya berbahan kulit dan sintetis. Kualitas yang dihasilkan juga cukup bersaing dengan produk luar, dengan harga yang ditawarkan jauh lebih murah.

“Harga lebih murah sekitar 30 persen dibandingkan sepatu pasokan Medan dan Jawa. Sedangkan kualitas, kita berani sandingkan dengan produk-produk dalam negeri, bahkan luar negeri,” kata Joni, pemilik usaha kerajinan sepatu, kepada Serambi, Minggu (3/6).

Tidak heran aneka produk yang dihasilkan cukup diterima pasar. Perajin sepatu asal Medan ini mengaku, 85 persen sepatu dan sandal yang dijual di kaki lima Banda Aceh merupakan hasil produksinya. Sebagiannya lagi ada yang dipasok ke Kota Sabang, Calang, Meulaboh, Sigli, dan Bireuen.

Namun sayang, mengingat keterbatasan modal, usaha pembuatan sepatu tersebut masih diproduksi dalam skala kecil. Joni menyebutkan, rata-rata sehari pihaknya bersama sembilan perajin mampu menghasilkan 20 sepatu dan 40 sandal.

“Kita membuat masih berdasarkan orderan pemesan. Sekarang ini order mulai meningkat karena untuk persiapan Lebaran. Kita khawatir tidak sanggup memenuhinya,” ucap Joni.

Perlu perhatian
Pemerhati Usaha Kecil Menengah (UKM), Murni Mard, mengaku kalau awalnya ia juga tidak menyangka bahwa sebagian sepatu dan sendal yang beredar di pasaran Banda Aceh merupakan produksi lokal.

Karena itu dia berharap, usaha tersebut bisa mendapat perhatian dari pihak perbankan, mengingat selain akan menampung tenaga kerja lokal, juga akan membuat harga barang menjadi lebih murah. “Industri sepatu di Aceh masih sangat terbatas. Baru ada di Singkil, Pidie Jaya, dan di Banda Aceh. Karena itu butuh dukungan semua pihak, terutama perbankan,” ucapnya.(yos)

harga sepatu & sendal
- sepatu pantofel Rp 110.000 – Rp 250.000
- sepatu pansus Rp 80.000 – Rp 100.000
- sepatu boot Rp 150.000 – Rp 400.000
- sepatu jenggel Rp 150.000 – Rp 400.000
- sendal pria Rp 50.000 – Rp 100.000
- sendal anak-anak Rp 40.000 – Rp 70.000
- tali pinggang Rp 25.000 – Rp 40.000
- dompet Rp 50.000 – Rp 80.000

Sumber: SerambiNews.com

+ Index

+ Index

+ Index

+ Index