Aceh Hari Ini, Bisnis & Ekonomi
Australia Minati Tikar Pandan Aceh
Sunday, 10/07/2011 - 09:19 WIB - Oleh: [H!]Magazine
BANDA ACEH – Tikar pandan Aceh buatan perajin Kabupaten Pidie Jaya ternyata cukup diminati masyarakat Australia. Negara kanguru itu telah menerima empat kontainer tikar pandan dalam dua kali pengiriman pada tahun lalu.
Tahun ini Australia kembali meminta pengiriman tikar pandan dengan berbagai motif, kombinasi dua warna, dan berukuran 2×1 meter. Tetapi permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi, karena selain sumber daya manusia (SDM) yang masih kurang, permintaan dari pasar lokal juga semakin ramai.
“Untuk perajin tikar kita banyak. Tetapi perajin yang bisa membuat tikar pandan dengan kualitas 100 persen masih kurang. Maka itu perajin di Pijay belum bisa memenuhi permintaan pasar Australia dalam jumlah besar,” kata perajin binaan Dekranasda Pijay asal Trieng Gadeng, Mainiar, kepada Serambi pada even Banda Aceh Festival 2011 di Blang Padang, Sabtu (9/7).
Mainar mengatakan, sekarang ini Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Pijay sedang melakukan pembinaan kepada para perajin tikar yang ada di lima kecamatan di Pijay, yaitu Kecamatan Pante Raja, Trieng Gadeng, Meureudu, Meurah Dua, dan Ulim.
Selain Australia, Jepang dan Malaysia juga meminati tikar pandan tersebut. Sedangkan di lokal sendiri, selain di Medan, Bandung, dan Jakarta, tikar pandan Pijay juga telah tembus ke Bali. “Untuk bahan baku dan perwarnaan tikar kita tidak ada masalah untuk memenuhi permintaan pasar lokal maupun internasional. Tetapi masalah yang kita hadapi sekarang ini yaitu soal SDM yang masih kurang,” tutup Mainiar.
Sumber: SerambiNews.com







