Budaya

November, Tarian Saman Galus Peroleh Piagam UNESCO

Wednesday, 13/07/2011 - 09:19 WIB - Oleh: [H!]Magazine

BLANGKEJEREN – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gayo Lues, melalui Kabid Kebudayaan Drs Jhonedi, kepada Serambi, Selasa (12/7) mengatakan, tarian saman yang diakui UNESCO sebagai warisan dunia non benda adalah tarian saman dari Gayo Lues. Pihak UNESCO mengakui tarian saman sebagai warisan dunia itu melalui seminar budaya yang di adakan di Kabupaten Galus pada bulan Febuari 2010 lalu.

“Bahkan tarian saman asal Galus itu telah diakui sebagai warisan dunia non benda tersebut, akan memperoleh piagam sebagai warisan dunia dari pihak UNESCO yang direncanakan akan diberikan pada tanggal 19 November 2011 mendatang di Bali. Piagam itu akan diserahkan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) untuk tarian Saman asal Galus itu,” kata Jhonedi yakin. Kendati begitu, kata dia, tarian saman boleh dimainkan oleh siapa saja. Khususnya tarian saman yang sebenarnya adalah tarian saman yang diperagakan oleh kaum laki-laki, bukan kaum hawa. “Sudah lumrah dan biasa, kalau tarian saman itu ditampilkan dan dimainkan dengan anggota 15 orang,” sebutnya.

Sumber: SerambiNews.com

+ Index

+ Index

+ Index

+ Index